Khofifah Perpanjang Masa Belajar dari Rumah

Budi Wiryawan | Minggu, 31/05/2020 20:50 WIB


Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), akan dimulai pada 8 Juni 2020, juga dengan menggunakan metode daring Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa

Katakini.com - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa perpanjang masa kegiatan belajar mengajar para siswa secara daring atau online alias belajar dari rumah di tengah pandemi Covid-19.

Pembelajaran secara daring di Jawa Timur telah dilakukan sejak Maret 2020. Perpanjangan ini telah dilakukan sebanyak tiga kali, karena belum berakhirnya pandemi Covid-19.

Khofifah menjelaskan proses belajar siswa Sekolah Menengah Atas (SMA), dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di wilayah Jawa Timur, akan dimulai pada 2 Juni 2020, dengan menggunakan metode daring hingga ada pemberitahuan lebih lanjut.

"SMA dan SMK, itu masuk pada 2 Juni 2020, itu pembelajaran di rumah. Mereka belajar di rumah, sampai ada penjelasan berikutnya," kata Khofifah, Minggu (31/5/2020).

Baca juga :
Perubahan Iklim Ancam Produksi Padi, Indonesia dan Malaysia Berisiko Paling Terdampak

Khofifah menambahkan proses pembelajaran yang dilakukan secara daring tersebut, sesuai dengan Surat Edaran Gubernur Jawa Timur, yang dikeluarkan pada 19 April 2020. Para guru, diharapkan bisa melanjutkan kurikulum siswa menggunakan metode pembelajaran daring itu.

Baca juga :
Kemendikdasmen Selesaikan Revitalisasi 349 Sekolah di Sumbar

Menurut Khofifah, kegiatan belajar mengajar secara daring tersebut, masih perlu dilakukan karena pandemi Covid-19 di Indonesia masih belum berakhir. Sebagai catatan, hingga saat ini di Provinsi Jawa Timur, terdapat 4.600 orang yang positif terpapar Covid-19.

"Siswa belajar di rumah, sampai ada penjelasan berikutnya. Para guru juga tetap akan melanjutkan kurikulum, sesuai dengan proses belajar mengajar di rumah," kata Khofifah.

Baca juga :
Menko Pangan Zulhas SPPG Diingatkan Wajib Serap Produk Pangan Desa

Kemudian, lanjut Khofifah, terkait dengan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), akan dimulai pada 8 Juni 2020, juga dengan menggunakan metode daring.

Sementara itu, sebagai bentuk penghargaan terhadap para tenaga medis hingga relawan Covid-19, Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyiapkan kuota sebesar satu persen dari total PPDB. Kuota tersebut diperuntukkan bagi anggota keluarga tenaga medis hingga relawan yang menangani Covid-19.

"Pada 8 Juni 2020, akan dimulai PPDB secara online, untuk SMA/SMK yang dalam koordinasi Pemprov. Kami, menyiapkan satu persen untuk keluarga tenaga kesehatan, apakah putra-putri dokter, perawat, hingga pengemudi kendaraan ambulans yang merawat pasien Covid-19," kata Khofifah.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Khofifah Covid 19 Belajar Online