Saham Inggris Naik, Anglo American Cetak Keuntungan Tertinggi

| Jum'at, 08/05/2020 07:12 WIB


BT Group, sebuah perusahaan induk telekomunikasi multinasional Inggris, berkinerja paling buruk  di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya anjlok 8,14 persen. Ilustrasi Bursa Saham

Katakini.com - Perdagangan saham di Inggris melanjutkan kenaikannya untuk hari ketiga berturut-turut, dengan indeks acuan FTSE 100 di Bursa Efek London menguat 1,41 persen atau 82,22 poin, menjadi ditutup di 5.935,98 poin.

Indeks FTSE 100 naik tipis 0,07 persen atau 4,34 poin menjadi berakhir di 5.853,76 poin pada perdagangan Rabu (6/5/2020), setelah terangkat 1,66 persen atau 95,64 poin menjadi menetap di 5.849,42 poin sehari sebelumnya.

Anglo American, perusahaan pertambangan yang terdiversifikasi secara global, melonjak 7,02 persen, menjadi pencetak keuntungan tertinggi (top gainer) dari saham-saham unggulan atau blue chips tertinggi.

Diikuti oleh saham perusahaan ritel fashion-olahraga JD Sports Fashion yang terangkat 6,95 persen, dan kelompok perusahaan asuransi umum multinasional Inggris RSA Insurance Group meningkat 6,55 persen.

Baca juga :
Kemenhub Didorong Segera Evaluasi Regulasi Perlintasan Sebidang Kereta Api

Sementara itu, BT Group, sebuah perusahaan induk telekomunikasi multinasional Inggris, berkinerja paling buruk (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya anjlok 8,14 persen.

Baca juga :
Kemenhut Padamkan Hutan di Lombok Timur, 25 Pendaki Berhasil Dievakuasi

Disusul oleh saham Admiral Group, sebuah perusahaan asuransi motor, yang jatuh 3,71 persen, serta International Consolidated Airlines Group, perusahaan induk maskapai penerbangan multinasional Anglo-Spanyol, turun 3,15 persen.

Sumber: Antara News

Baca juga :
Daeng Ical: Blind Spot Udara di Indonesia Timur Rawan Intersepsi Pesawat Asing
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Perdagangan Dunia Saham Inggris Anglo American