SMRC: "52 Persen Rakyat Nilai Jokowi Cepat Tangani Corona"

Budi Wiryawan | Sabtu, 18/04/2020 01:05 WIB


Survei SMRC ini dilakukan pada 9-12 April 2020 terhadap 1.200 responden yang diwawancarai melalui telepon yang dipilih secara acak Presiden Joko Widodo

Katakini.com - Survei Saiful Mujani Research Center (SMRC) menunjukkan, sebanyak 52 persen warga nilai pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) cepat dalam menangani virus corona (Covid-19).

Survei SMRC ini dilakukan pada 9-12 April 2020 terhadap 1.200 responden yang diwawancarai melalui telepon yang dipilih secara acak, dengan margin of error 2,9 persen.

"Mayoritas (52 persen) warga menganggap pemerintah pusat cepat menangani wabah Corona, sementara 41% menganggap lambat," ujar Peneliti SMRC Sirajuddin Abbas, Jumat (17/4/2020).

Sirajuddin menjelaskan, terdapat perbedaan antar provinsi dalam menilai kinerja pemerintah pusat menangani pandemi Covid-19.

Baca juga :
9 WNI yang Diculik Israel Akhirnya Kembali ke Tanah Air

"Mayoritas warga Jawa Tengah (61 persen) dan Jawa Timur (61 persen) menganggap langkah pemerintah pusat cepat. Di Jawa Barat hanya 41 persen warga menganggap pemerintah pusat bekerja cepat," ungkapnya.

Baca juga :
Badan Pengkajian MPR RI Adakan FGD Cari Solusi Krisis

Selain kinerja pemerintah pusat, SMRC juga melakukan survei untuk mengetahui pendapat publik soal kecepatan kinerja pemerintah daerah dalam menangani wabah corona di sejumlah provinsi.

"Demikian pula dengan soal kecepatan pemerintah provinsi. Mayoritas warga Jawa tengah (73 persen), Jawa Timur (68 persen) dan DKI (62 persen) menilai pemerintah provinsi bergerak cepat. Di Jawa Barat hanya 39 persen warga menganggap pemerintah provinsi bergerak cepat," jelas Sirajuddin.

Baca juga :
Tata Cara dan Bacaan Bilal Saat Salat Idul Adha
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Saiful Mujani Joko Widodo Virus Corona