Disanksi UEFA, City Terancam Ditinggal Guardiola

Rizki Ramadhani | Sabtu, 15/02/2020 22:21 WIB


Guardiola akan mempertimbangkan masa depannya sebagai manajer City di akhir musim kecuali jika vonis tidak dibatalkan. Pep Guardiola (foto; Goal)

Jakarta, Katakini.com - Pep Guardiola dikabarakan akan mempertimbangkan masa depannya di Manchester City setelah klub terkena larangan Liga Champions dua musim.

City diberi sanksi larangan mengikuti UCL untuk dua musim ke depan dan denda € 30 juta oleh UEFA pada hari Jumat untuk "pelanggaran serius" terhadap peraturan Financial Fair Play.

Klub Liga Premier telah membantah melakukan kesalahan dan berniat untuk mengajukan banding atas vonis, tetapi mereka dapat menghadapi masalah personil jika tidak berhasil.

Dilansir Soccerway, Guardiola akan mempertimbangkan masa depannya sebagai manajer City di akhir musim kecuali jika vonis tidak dibatalkan.

Baca juga :
RI Berbelasungkawa atas Gugurnya Tentara Prancis di Lebanon: Hormati Gencatan Senjata

Mantan pelatih Barcelona, yang telah dikaitkan dengan Juventus dikontrak hingga 2021 dan telah menyarankan sebelumnya bahwa ia bermaksud untuk menghormati kesepakatannya.

Baca juga :
Kalah dari Madura United, Pelatih Persebaya Soroti Finishing Pemainnya

ESPN melaporkan Guardiola khawatir tentang bagaimana larangan itu akan berdampak pada para pemainnya tetapi tidak mengklaim bahwa mantan pelatih Barcelona akan bersedia untuk tetap bersama The Citizen.

Baca juga :
Berbagai Hobi yang Sangat Dilarang dalam Agama Islam, Catat
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Pep Guardiola Sanksi UEFA