MUI Desak Hentikan Rencana Yerusalem Ibu Kota Israel

| Rabu, 05/02/2020 06:05 WIB


MUI juga mengimbau Pemerintah Indonesia untuk tidak tinggal diam dan selalu berusaha dan berjuang untuk membela hak-hak Rakyat Palestina Bendera kebangsaan Palestina

Jakarta, Katakini.com - Sekretaris Jendral Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas mengecam pernyataan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump soal Yerusalem akan tetap menjadi Ibu Kota Israel dan tidak dapat dibagi dua dengan Palestina.

Anwar menilai, pernyataan ini jelas-jelas sangat menyakiti hati rakyat Palestina. Hal ini merupakan perampokan dan perampasan hak-hak dari rakyat dan Bangsa Palestina.

"MUI mengimbau PBB dan negara-negara yang tergabung dalam OKI untuk menghentikan rencana ini karena yang namanya penjajahan jelas-jelas merupakan tindakan yang tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan," kata Anwar, Selasa (4/2/2020).

MUI juga mengimbau Pemerintah Indonesia untuk tidak tinggal diam dan selalu berusaha dan berjuang untuk membela hak-hak Rakyat Palestina.

Baca juga :
Allano Jadi MVP Lawan Persebaya, Sebut Ini Hasil Kerja Keras Seluruh Tim
Menurutnya tindakan itu perlu dilakulan sampai negara tersebut mendapatkan kemerdekaan dan bisa menjadi negara yang benar-benar bersatu dan berdaulat secara politik dan ekonomi.

Baca juga :
Baleg DPR Soroti Putusan MK, Hanya BPK yang Berwenang Hitung Kerugian Negara
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
MUI Anwar Abbas Palestina Yerusalem Donald Trump