Ledakan Bom Tewaskan 12 Orang di Karbala

| Sabtu, 21/09/2019 08:11 WIB


Ledakan itu terjadi ketika bus melewati sebuah pos pemeriksaan militer Irak, sekitar 10 kilometer (6 mil) selatan Karbala ke arah kota al-Hilla. Ribuan orang menghadiri prosesi Muharram pada 8 September 2019 di kota Zanjan Iran untuk menghormati Abbas ibn Ali, saudara tiri Imam Hussein, yang membuat pengorbanan besar selama Pertempuran Karbala untuk melindungi imam dan keluarganya. (Foto oleh Fars News)

Jakarta - Sebuah bom meledak di sebuah minibus yang penuh dengan penumpang di luar kota suci Syiah Karbala Jumat malam, menewaskan 12 orang dan melukai lima lainnya.

Ini adalah salah satu serangan terbesar yang menargetkan warga sipil sejak kelompok Negara Islam ekstremis dinyatakan dikalahkan di Irak pada tahun 2017. Sel-sel kelompok itu terus melakukan pemberontakan dan melakukan serangan sporadis di seluruh negeri.

Dilansir VOA, ledakan itu terjadi ketika bus melewati sebuah pos pemeriksaan militer Irak, sekitar 10 kilometer (6 mil) selatan Karbala ke arah kota al-Hilla.

Seorang pejabat mengatakan kepada The Associated Press bahwa sebelum ledakan, seorang penumpang keluar dari minibus tetapi meninggalkan tas berisi bahan peledak di bawah salah satu kursi. Perangkat itu kemudian diledakkan dari jarak jauh di pos pemeriksaan.

Baca juga :
7 Minuman yang Baik untuk Kesehatan Jantung Anda

Para pejabat mengatakan semua yang tewas adalah warga sipil. Semua pejabat berbicara dengan syarat anonimitas sesuai dengan peraturan.

Baca juga :
Ini Sikap Nabi Ketika Menghadapi Musibah

Tidak ada klaim pertanggungjawaban langsung atas serangan itu. Itu terjadi selama periode suci yang ditandai oleh kaum Syiah di Irak antara dua acara keagamaan penting, Ashura dan Arbain.

Arbain adalah peringatan tahunan yang menandai berakhirnya masa berkabung untuk syahidnya Imam Hussein, cucu Nabi Muhammad, seorang tokoh sentral dalam Islam Syiah. Peziarah Irak dan Syiah dari seluruh wilayah mengunjungi Karbala, sekitar 80 kilometer (50 mil) selatan Baghdad, selama periode tahun ini.

Baca juga :
Ini 6 Kebiasaan Sepele yang Tanpa Disadari Bikin Sperma Loyo

Tiga puluh satu peziarah terbunuh dan sekitar 100 terluka 10 hari lalu ketika ratusan ribu Muslim Syiah menandai Ashura, salah satu hari suci paling kudus tahun ini. Itu adalah penyerbuan paling mematikan dalam sejarah baru-baru ini selama peringatan Ashura.  

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Ledakan Bom Peziarah Karbala