Sambut Tantangan Amran, Sumsel Siap Produksi Padi 1,6 Juta Ton

| Kamis, 29/08/2019 21:10 WIB


Masyarakat Sumatera Selatan, optimistis melalui program Serasi mampu mendobrak produksi padi sebesar 1,6 juta ton. Pembuatan saluran air rawa lebak di Desa Tanjung Aur, Kecamatan Jejawi, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Rabu (28/8).

Banyuasin - Masyarakat Sumatera Selatan menyambut optimisme Program  Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani (Serasi) yang digagas Kementerian Pertanian (Kementan) di bawah komando, Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman.

Masyarakat Sumatera Selatan, optimistis melalui program Serasi mampu mendobrak produksi padi sebesar 1,6 juta ton, dan menjadi penghasil beras nomor satu di Indonesia melalui program Serasi.

"Kami senang Pak Menteri datang sendiri dan memotivasi para petani. Ungkapan beliau bekerja 24 jam, untuk kami adalah semangat bekerja keras," ujar Salman HS, Ketua Kelompok Tani Usaha Bersama Desa Sebubus, Kecamatan Air Kumbang Kabupaten Banyuasin (29/8).

"Kami juga berjanji memanfaatkan traktor dan eksavator bantuan Bapak Mentan ini dengan maksimal, akan kami gunakan siang malam secara bergantian," tambahnya.

Baca juga :
Pertamina Gelar Pasar Murah di Cianjur, Paket Sembako Rp211.000 Jadi Rp30.000

Menurut Salman, tidak berlebihan Menteri Amran memberi motivasi, mengingat lahan rawa di wilayah Sumatera Selatan memang perlu ditangani dengan lebih giat. Terlebih jika musim hujan kebanjiran dan musim kemarau kebakaran.

Baca juga :
Kajati Jabar dan Kajari Subang Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Patimban

"Kini kita bisa bekeja lebih cepat mengolah tanah. Mesin pertanian solusi bagi kami menyelesaikan lahan rawa. Kami bersemangat!," tuturnya.

Sementara itu, Anggota Kelompok tani Sinar Desa, Desa Tanjung Aur Kecematan Jejawi, Kabupaten Ogan komering Ilir, Muhammad, mengaku sangat bangga dikunjungi Menteri Amran.

Baca juga :
Ketua DPR Harap RUU PPRT Dapat Akhiri Kekerasan-Diskriminasi terhadap PRT

"Beliau Menteri yang sangat keras bekerja. Kami dukung swasembada pangan dari lahan rawa. Lahan kami akan kami tanami padi agar tidak perlu impor beras," katanya.

Tahun ini, Kementan menantang Sumatera Selatan menambah luas tanam padi di lahan tidur 200 ribu hektare. Amran berjanji akan memberikan tambahan alsintan jika tantangan itu terpenuhi dalam dua bulan ke depan.

Dengan program Serasi, Amran optimistis kesejahteraan petani akan meningkat. Pasalnya, petani yang dulunya hanya menanam hanya sekali, kini dengan bantuan alsintan bisa dua hingga tiga kali per tahun.

"Kalau ini berhasil target 200 ribu hektare, maka akan meningkatkan pendapatan Sumatera Selatan 14 triliun. Kalau nanti bisa tanam dua kali, tahun depan tambah lagi, maka akan meningkat kurang lebih Rp30 triliun," jelas Amran.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Program Serasi Sumatera Selatan