Serahkan Bantuan, Pimpinan DPR Tinjau Lokasi Kebakaran Desa Adat Sade

Aliyudin | Minggu, 23/08/2026 19:18 WIB


Sari Yuliati menyerahkan bantuan uang tunai Rp200 juta dan 100 paket sembako kepada warga terdampak. akil Ketua DPR RI Sari Yuliati saat mengunjungi Posko Kesehatan korban kebakaran Desa Adat Sade, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Minggu (23/8/2026). Foto: dpr

LOMBOK TENGAH — Kebakaran besar melanda Desa Adat Sade, Rembitan, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), pada Sabtu (22/8/2026) malam.

Sedikitnya 120 bangunan yang sebagian besar berbahan kayu, bambu, bedek, dan beratap ilalang hangus terbakar. Tidak ada korban jiwa, namun warga masih mengais puing-puing sisa rumah mereka hingga Minggu (23/8/2026).

Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati meninjau langsung lokasi kejadian dan area terdampak. Berdialog dengan warga, dan melihat langsung proses pembersihan material sisa kebakaran.

Dalam kunjungan tersebut, Sari Yuliati menyerahkan bantuan uang tunai Rp200 juta dan 100 paket sembako kepada warga terdampak.

Baca juga :
Kemenhaj Buka Seleksi Petuga Penyelenggara Ibadah Haji Arab Saudi 2027

Ia juga memastikan bahwa bantuan lanjutan akan diberikan melalui program pemerintah pusat.

Baca juga :
Ini Panduan Menjawab Azan dan Doa Setelahnya

“Saya sudah berkoordinasi agar revitalisasi pembangunan di Desa Adat Sade dapat segera dilakukan. Ini bukan sekadar musibah bagi satu desa, tetapi duka bagi kita semua,” ujar Sari melalui keterangannya.

Ia menegaskan bahwa pemulihan kawasan adat tersebut akan menjadi perhatian khusus.

Baca juga :
Inilah Surah Terpanjang dalam Al-Quran

Selain menyerahkan bantuan, Sari mengunjungi Posko Kesehatan untuk memastikan layanan bagi warga terdampak berjalan cepat dan tepat.

 

Respons Cepat

Kepala Desa Rambitan, Lalu Winakse, mengapresiasi kehadiran Sari Yuliati yang turun langsung ke lokasi kebakaran.

“Terima kasih kepada Ibu Sari yang turun langsung menyapa warga dan memberikan bantuan uang serta sembako. Kehadiran beliau memberi semangat bagi warga,” ujarnya.

Winakse menjelaskan bahwa kebakaran terjadi sekitar pukul 22.00 Wita.

Ia berada di lokasi saat api mulai membesar dan segera berkoordinasi dengan aparat terkait untuk mengevakuasi warga.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Lombok Tengah, Supardan, mengatakan pihaknya mengerahkan petugas dan mobil pemadam ke lokasi.

Arus lalu lintas di Jalan Raya Sengkol–Mandalika sempat terganggu akibat proses pemadaman.

“Petugas sudah menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan pemadaman,” ujarnya.

Kepala BPBD Lombok Tengah, Ridwan Maruf, menyebut pemadaman berlangsung hingga Minggu pagi.

Petugas gabungan TNI–Polri, pemerintah daerah, dan warga bekerja membersihkan material sisa kebakaran.

“Hingga pagi hari ini petugas masih memadamkan kepulan asap sisa kebakaran. Mobil tangki air juga diturunkan untuk membantu proses pendinginan,” katanya.

Ridwan menambahkan bahwa penyebab kebakaran belum dapat dipastikan.

“Apakah akibat arus pendek listrik atau faktor lain, masih dalam penyelidikan,” ujarnya.

Desa Adat Sade dikenal sebagai salah satu ikon wisata budaya Lombok.

Rumah-rumah tradisionalnya yang khas kini sebagian besar tinggal puing.

Warga berharap pemulihan dapat dilakukan segera agar aktivitas kehidupan dan pariwisata dapat kembali berjalan.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Desa Adat Sade Sari Yuliati Lombok Tengah