RBB 2026, AirNav Indonesia Tuntaskan Program Pengembangan Potensi Lokal

Aliyudin | Kamis, 20/08/2026 17:39 WIB


Rangkaian kegiatan diarahkan untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendorong keberlanjutan pemberdayaan dan pengembangan potensi Desa Kembang Kuning. Salah satu program Relawan Bakti BUMN yang digelar AirNav Indonesia di Boyolali, Jawa Tengah. Foto: airnav/katakini

BOYOLALI — Perum LPPNPI (AirNav Indonesia) menuntaskan rangkaian program pemberdayaan masyarakat dan pengembangan potensi lokal melalui Relawan Bakti BUMN Tahun 2026 di Desa Kembang Kuning, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali, Kamis (20/8/2026).

Dalam pelaksanaan program tersebut, AirNav Indonesia sebagai Koordinator Pelaksana Program RBB, didampingi PT TASPEN (Persero) dan PT Asuransi Jasa Indonesia (Jasindo) sebagai koordinator pendamping. 

Rangkaian kegiatan diarahkan untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendorong keberlanjutan pemberdayaan dan pengembangan potensi Desa Kembang Kuning.

"Pengabdian ini bukan sekadar kegiatan seremonial belaka, melainkan awal dari hubungan jangka panjang antara relawan, masyarakat Desa Kembang Kuning, dan BUMN,” ujar Direktur Utama AirNav Indonesia, Capt. Avirianto Suratno melalui keterangannya, Kamis (20/8/2026).

Baca juga :
Trump Klaim Iran Runtuh Total di Tengah Konflik dengan AS

Menurutnya, selesainya rangkaian kegiatan bukan berarti berakhir pula semangat pengabdian. Keberhasilan program harus tercermin dari manfaat yang tetap dirasakan masyarakat setelah seluruh rangkaian kegiatan selesai dilaksanakan.

Baca juga :
7 Akhlak Mulia Rasulullah SAW Paling Relevan Masa Kini

“Ukuran keberhasilan kami sederhana, apakah manfaatnya masih terasa ketika kegiatan ini sudah selesai. Semoga sinergi BUMN dan masyarakat dapat terus mendorong Desa Kembang Kuning semakin maju, sejahtera, dan mandiri,” pungkasnya.

Rangkaian RBB diawali dengan seremoni pembukaan pada 16 Agustus 2026 yang dihadiri Bupati Boyolali Agus Irawan, Koordinator TJSL Badan Pengaturan BUMN Fahrudin, jajaran Direksi AirNav Indonesia, TASPEN dan Jasindo, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Boyolali.

Baca juga :
Rieke Dukung Langkah Prabowo Tangani Karhutla: Jangan Hanya Padamkan Apinya

Di hadapan para relawan dan masyarakat Desa Kembang Kuning, Bupati Boyolali Agus Irawan mengapresiasi secara langsung pelaksanaan Program RBB di wilayahnya. Menurutnya, kehadiran BUMN dan para relawan merupakan wujud kolaborasi dalam menghadirkan manfaat pembangunan secara langsung kepada masyarakat sekaligus mendorong pengembangan potensi daerah.

“Saya berharap kegiatan ini tidak berhenti pada pelaksanaan program saja, tetapi menjadi awal dari kerja sama dan pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan. Karena pembangunan tidak dapat dilakukan oleh pemerintah sendiri. Diperlukan sinergi dan kolaborasi antara pemerintah, BUMN, dunia usaha, perguruan tinggi, komunitas, serta seluruh masyarakat,” ungkap Agus Irawan.

Sementara itu, Koordinator TJSL Badan Pengaturan BUMN Fahrudin menilai Program RBB merupakan salah satu bentuk nyata pengabdian BUMN kepada masyarakat. Melalui program ini, BUMN tidak hanya menjalankan perannya sebagai entitas bisnis, tetapi juga hadir dan berkontribusi dalam pembangunan sosial serta pemberdayaan masyarakat.

Program RBB ini menjadi bentuk tanggung jawab sosial BUMN terhadap lingkungan dan masyarakat. Kami berharap, apa yang dilakukan oleh AirNav Indonesia, TASPEN maupun Jasindo, serta para relawan ini dapat dijaga dan dikembangkan oleh seluruh masyarakat desa, agar kebermanfaatannya bisa berjangka panjang dan lebih luas lagi,” ujarnya.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Pemberdayaan masyarakat Avirianto Suratno Program RBB