Pentingnya Mendengarkan Nasihat dari Orang Bijak

Vaza Diva | Selasa, 18/08/2026 11:30 WIB


Kemampuan mendengarkan nasihat dan pendapat dari orang yang berilmu menjadi salah satu cara untuk memperluas wawasan dan mempertajam cara berpikir. Ilustrasi - ini tanda muslim sejati dalam hadis (Foto: AI)

JAKARTA - Kemampuan mendengarkan nasihat dan pendapat dari orang yang berilmu menjadi salah satu cara untuk memperluas wawasan dan mempertajam cara berpikir.

Seseorang yang menutup diri dari nasihat dapat kehilangan kesempatan untuk belajar dari pengalaman orang lain.

Ali bin Abi Thalib berkata:

مَنْ تَرَكَ الِاسْتِمَاعَ عَنْ ذَوِي الْعُقُولِ مَاتَ عَقْلُهُ

Baca juga :
Pascagempa NTT, Seluruh Bandara di Flores dan Sekitarnya Beroperasi Normal

Artinya:

Baca juga :
Prospek Gencatan Senjata AS-Iran Meredup, Harga Minyak Dunia Melonjak

"Barangsiapa meninggalkan mendengarkan orang-orang yang berakal, maka akalnya akan mati." (Bihar al-Anwar, Jilid 1, hlm. 160).

Pesan tersebut mengajarkan pentingnya bersikap terbuka terhadap nasihat dan pemikiran yang baik.

Baca juga :
Mengenal Wewenang dan Tugas MPR RI Pasca-Amandemen UUD 1945

Mendengarkan bukan berarti harus menerima semua pendapat, tetapi memberikan ruang untuk memahami, mempertimbangkan, dan mengambil pelajaran dari orang lain.

Kebiasaan berdiskusi dengan orang yang memiliki pengetahuan dan pengalaman juga dapat membantu seseorang menghindari keputusan yang terburu-buru.

Sebaliknya, merasa paling tahu dan menolak setiap nasihat dapat menghambat perkembangan diri.

Karena itu, penting bagi setiap Muslim untuk terus belajar, mendengarkan nasihat yang baik, dan menggunakan akal untuk mempertimbangkan setiap informasi sebelum mengambil keputusan.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Info Keislaman Orang Bijak Ali bin Abi Thalib Mendengar Nasihat