Prospek Gencatan Senjata AS-Iran Meredup, Harga Minyak Dunia Melonjak

M.Habib Saifullah | Selasa, 18/08/2026 16:05 WIB


Harga minyak mentah dunia merangkak naik imbas meredupnya prospek perpanjangan gencatan senjata di Timur Tengah. Ilustrasi - Kapal tanker minyak menunggu di tempat berlabuh di Laut Hitam di lepas pantai Kilyos dekat Istanbul, Turki, 8 Desember 2022 (Foto: REUTERS)

JAKARTA - Harga minyak mentah dunia merangkak naik pada perdagangan Selasa (18/8) seiring makin meningkatnya kekhawatiran atas pasokan energi global pasca-meredupnya prospek perpanjangan gencatan senjata di Timur Tengah.

Kontrak berjangka minyak mentah jenis Brent menguat 27 sen, atau 0,3 persen, ke level USD 91,14 per barel pada pukul 00.03 GMT, setelah pada sesi sebelumnya melesat ke titik tertinggi sejak akhir Juli.

Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS menguat 42 sen ke posisi USD 85,04 per barel, setelah sebelumnya sempat melonjak melampaui 1 persen hingga menyentuh angka USD 85,37 pada awal sesi perdagangan.

Kenaikan harga pasar tersebut terjadi seiring makin sulitnya menggapai kesepakatan untuk mengakhiri perang AS atas Iran.

Baca juga :
Utang Kecil Ini Ternyata Sangat Mengganggu Ketenangan Hidup

Ketegangan kian memuncak setelah Teheran mengumumkan bakal mengambil posisi tempur yang lebih ofensif, sedangkan Washington secara tegas menolak opsi perpanjangan perjanjian gencatan senjata.

Baca juga :
Ketika Bos Tidak Adil, Bagaimana Sikap Seorang Muslim?

Sumber: Aljazeera

Baca juga :
Rezeki Sedikit Tetap Bawa Keberkahan Melimpah Bagi Muslim
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Selat Hormuz Perang Iran Harga Minyak Minyak Mentah