Ilmuwan Rusia Kembangkan Sistem Daur Ulang Sampah untuk Misi Luar Angkasa

M.Habib Saifullah | Senin, 10/08/2026 17:15 WIB


Sistem anyar tersebut memanfaatkan bakteri untuk mengurai dan mengubah sampah padat menjadi cairan hanya pada suhu 30°C Wahana antariksa Soyuz MS-27 yang membawa astronot NASA Jonny Kim, kosmonot Roscosmos Sergey Ryzhikov dan Alexey Zubritskiy lepas landas ke Stasiun Luar Angkasa Internasional di Kosmodrom Baikonur, Kazakhstan, 8 April 2025 (Foto: REUTERS)

JAKARTA - Para ilmuwan Rusia tengah menggarap sistem baru untuk mendaur ulang sampah padat di luar angkasa.

Teknologi ini menjadi langkah krusial untuk menunjang misi penerbangan antarplanet berdurasi panjang, sebagaimana disampaikan oleh Vyacheslav Ilyin dari Institut Masalah Biomedis (Institute of Biomedical Problems).

Saat ini, para astronaut masih mengandalkan barang-barang kebersihan sekali pakai yang kemudian dimuat ke dalam kapal kargo Progress sebelum akhirnya dibakar habis di atmosfer bumi.

"Untuk penerbangan antarplanet, metode semacam itu tidak akan bisa diterapkan," jelas Ilyin.

Baca juga :
Mengapa Hari Kebangkitan Teknologi Nasional Diperingati Setiap 10 Agustus?

Sistem anyar tersebut memanfaatkan bakteri untuk mengurai dan mengubah sampah padat menjadi cairan hanya pada suhu 30°C. Cairan tersebut kemudian dimurnikan menjadi grey water (air limbah domestik terolah) yang layak digunakan untuk menyiram tanaman.

Baca juga :
Asal Muasal Penamaan Agustus, Sudah Tahu Belum?

Teknologi daur ulang inovatif ini dikabarkan telah sukses melewati tahap uji coba pada misi luar angkasa Bion.

Sumber: Sputnik

Baca juga :
Selat Hormuz Masih Membara, Harga Minyak Mentah Brent Melonjak
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Daur Ulang Sampah Antariksa Ilmuwan Rusia