
Ilustrasi - seseorang sedang berdoa (Foto: Masjid Pogung Dalangan)
JAKARTA - Memasuki Bulan Safar, tidak sedikit umat Islam yang mencari doa khusus untuk dibaca sepanjang bulan tersebut.
Di media sosial maupun berbagai pesan berantai, kerap beredar bacaan doa yang diklaim memiliki keutamaan tertentu, seperti menolak bala, melancarkan rezeki, hingga menghindarkan musibah selama Bulan Safar.
Para ulama menjelaskan bahwa tidak ada hadis sahih maupun dalil dari Al-Qur`an yang menetapkan doa khusus untuk Bulan Safar.
Seorang muslim tetap dianjurkan memperbanyak doa kepada Allah SWT kapan saja, termasuk di Bulan Safar, namun tanpa meyakini adanya bacaan tertentu yang diwajibkan atau memiliki keutamaan khusus pada bulan tersebut.
Dalam Islam, setiap ibadah harus memiliki dasar dari Al-Qur`an maupun sunah Rasulullah SAW.
Hingga kini, para ulama tidak menemukan riwayat sahih yang menjelaskan adanya doa khusus yang diperintahkan untuk dibaca hanya pada Bulan Safar.
Hal ini juga sejalan dengan sabda Rasulullah SAW:
مَنْ أَحْدَثَ فِي أَمْرِنَا هَذَا مَا لَيْسَ مِنْهُ فَهُوَ رَدٌّ
Artinya: "Barang siapa mengada-adakan sesuatu dalam urusan (agama) kami ini yang bukan berasal darinya, maka amalan itu tertolak." (HR. Bukhari dan Muslim).
Karena itu, umat Islam dianjurkan berhati-hati terhadap berbagai doa atau amalan yang disebarkan dengan klaim memiliki keutamaan khusus pada Bulan Safar tanpa disertai dalil yang sahih.
Salah satu alasan munculnya doa-doa khusus adalah masih adanya anggapan bahwa Bulan Safar identik dengan kesialan atau banyaknya musibah.
Padahal Rasulullah SAW telah menolak keyakinan tersebut.
Beliau bersabda:
لَا عَدْوَى وَلَا طِيَرَةَ وَلَا هَامَةَ وَلَا صَفَرَ
Artinya: "Tidak ada penyakit yang menular dengan sendirinya (tanpa izin Allah), tidak ada anggapan sial karena pertanda burung, tidak ada keyakinan tentang burung hantu pembawa sial, dan tidak ada kesialan pada bulan Safar." (HR. Bukhari dan Muslim).
Hadis ini menunjukkan bahwa Safar sama seperti bulan-bulan Hijriah lainnya. Tidak ada waktu tertentu yang membawa keberuntungan maupun kesialan dengan sendirinya.
Meski tidak ada doa khusus untuk Bulan Safar, umat Islam dianjurkan memperbanyak doa yang bersumber dari Al-Qur`an dan sunah. Berikut beberapa doa yang dapat diamalkan.
1. Doa Memohon Kebaikan Dunia dan Akhirat
Allah SWT berfirman dalam Surah Al-Baqarah ayat 201:
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Artinya: "Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia, kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari azab neraka."
Doa ini merupakan salah satu doa yang paling sering dibaca Rasulullah SAW.
2. Doa Memohon Perlindungan
Rasulullah SAW mengajarkan doa berikut:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْبَرَصِ وَالْجُنُونِ وَالْجُذَامِ وَمِنْ سَيِّئِ الْأَسْقَامِ
Artinya: "Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari penyakit belang, kegilaan, kusta, dan berbagai penyakit yang buruk." (HR. Abu Dawud).
Doa ini dapat dibaca kapan saja sebagai bentuk permohonan perlindungan kepada Allah SWT.
3. Doa Memohon Kemudahan
Allah SWT mengabadikan doa Nabi Musa AS dalam Surah Taha ayat 25-28:
رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي يَفْقَهُوا قَوْلِي
Artinya: "Ya Tuhanku, lapangkanlah dadaku, mudahkanlah urusanku, lepaskanlah kekakuan dari lidahku agar mereka memahami perkataanku."
Doa ini sangat baik diamalkan ketika menghadapi berbagai urusan kehidupan.