Belasan Orang Terluka Akibat Ledakan, 4 Diantaranya Polisi

M.Habib Saifullah | Rabu, 08/07/2026 06:32 WIB


Delapan belas orang terluka, termasuk 4 petugas polisi, dalam dua ledakan di pusat Damaskus saat Presiden Prancis Emmanuel Macron mengunjungi ibu kota Suriah Sejumlah personel keamanan menutup area di sekitar lokasi ledakan dekat gedung Kementerian Pariwisata di pusat Damaskus, Suriah, 7 Juli 2026. ANTARA/Xinhua/Ammar Safarjalani

JAKARTA - Delapan belas orang terluka, termasuk 4 petugas polisi, dalam dua ledakan di pusat Damaskus saat Presiden Prancis Emmanuel Macron mengunjungi ibu kota Suriah, demikian dilaporkan media pemerintah setempat, Selasa.

Seorang saksi yang bekerja di Kementerian Pariwisata Suriah menuturkan kepada Xinhua bahwa dua ledakan terdengar di dekat kementerian tersebut dan Four Seasons Hotel yang lokasinya berdekatan di Damaskus tengah.

Reporter Xinhua yang bergegas menuju lokasi ledakan mengatakan pasukan keamanan telah memblokade area tersebut untuk mencegah akses masuk ke tempat itu.

Meski penyebab ledakan belum dipastikan, namun sejumlah laporan setempat mengatakan ledakan itu kemungkinan dipicu oleh alat peledak yang dipasang di sebuah mobil van yang diparkir di dekat kementerian tersebut, namun belum ada konfirmasi resmi.

Baca juga :
Bagaimana Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini?

Tak lama setelah laporan ledakan tersebut, media pemerintah Suriah melaporkan bahwa Presiden Suriah Ahmad al-Sharaa menyambut kedatangan Macron di Istana Rakyat (People`s Palace) di Damaskus.

Baca juga :
Gempa Guncang Selat Sunda, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

Dalam pernyataan yang dimuat kantor berita SANA milik negara, pihak berwenang mengatakan pasukan keamanan telah mendeteksi dua alat peledak rakitan selama operasi lapangan, yang meledak saat persiapan untuk menjinakkannya sedang berlangsung.

Menurut penyelidikan awal, satu alat peledak ditempatkan di dalam kendaraan yang diparkir, dan yang lainnya di dalam kontainer sampah pinggir jalan dekat gedung yang menampung otoritas pariwisata.

Baca juga :
Hukum Berpindah Mazhab dalam Pandangan Fikih Islam

Kepala Kementerian Dalam Negeri Anas Khattab mengatakan ledakan pertama terjadi pada pukul 10:15 pagi waktu setempat, diikuti oleh ledakan kedua sekitar delapan menit kemudian.

Khattab menambahkan bahwa sebagian besar korban luka adalah personel keamanan, dan meskipun sebagian besar menderita luka ringan, empat orang sedang menjalani operasi.

Ia mencatat bahwa iring-iringan kendaraan Macron berada sekitar 10 km dari lokasi ledakan pada saat itu.

Pihak berwenang mengatakan ledakan terjadi di luar perimeter keamanan yang ditetapkan untuk kediaman Macron dan tidak menimbulkan ancaman langsung terhadap kunjungannya, yang tetap berlangsung sesuai jadwal.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Ledakan Suriah Korban Ledakan Emmanuel Macron