Iran Sebut Tak Lanjutkan Perundingan jika Ancaman Terus Berlangsung

M.Habib Saifullah | Selasa, 07/07/2026 21:15 WIB


Menlu Iran Abbas Araghchi sebut perundingan untuk mencapai kesepakatan damai final dengan Amerika Serikat tidak akan dimulai jika ancaman terhadap Iran terus berlanjut. Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi (Foto: Anmar Khalil/AP)

JAKARTA - Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menegaskan bahwa perundingan untuk mencapai kesepakatan damai final dengan Amerika Serikat tidak akan dimulai jika ancaman terhadap Iran terus berlanjut.

Melalui unggahan di media sosial X, Araghchi mengutip ketentuan dalam Pasal 13 Nota Kesepahaman Islamabad yang ditandatangani Iran dan Amerika Serikat bulan lalu.

"Pasal 13 Nota Kesepahaman jelas menyatakan bahwa perundingan mengenai kesepakatan final tidak akan dimulai jika ancaman terus berlanjut. Hormati tanda tangan Anda," tulis Araghchi, dikutip Selasa (7/7).

Nota Kesepahaman Islamabad yang dimediasi Pakistan mulai berlaku pada 18 Juni setelah ditandatangani secara elektronik oleh Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.

Baca juga :
Berbagi Harta Bukannya Berkurang Malah Bertambah

Kesepakatan yang memuat 14 poin itu membuka masa diplomasi selama 60 hari melalui perundingan tidak langsung antara Iran dan Amerika Serikat guna mencapai perjanjian damai yang bersifat permanen.

Baca juga :
Inilah Jalur Masuknya Islam ke Nusantara

Pernyataan Araghchi disampaikan beberapa jam setelah Trump memperingatkan bahwa Washington siap menggunakan kekuatan militer apabila jalur diplomasi gagal.

"Kami akan mencapai kesepakatan atau kami akan menuntaskan apa yang telah kami mulai. Itu tidak akan sulit dilakukan. Namun, saya lebih memilih mencapai kesepakatan karena saya tidak ingin 91 juta orang terdampak," kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih.

Baca juga :
Pochettino Angkat Bicara Usai AS Tersingkir di Piala Dunia

Pernyataan tersebut juga muncul sehari setelah Menteri Pertahanan Israel Israel Katz mengancam akan "menggagalkan" setiap pemimpin Iran di masa depan yang berupaya menyerang negaranya.

Dalam unggahan yang sama, Araghchi turut membagikan foto-foto yang memperlihatkan kerumunan besar pelayat di Teheran dalam prosesi pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei.

Khamenei tewas pada 28 Februari, hari pertama pecahnya perang antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

Sumber: Anadolu

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Menlu Iran Abbas Araghchi Perundingan Iran AS Kesepakatan Damai