Wali Kota Rmeish Bantah Klaim Netanyahu Soal Aneksasi Desa

M.Habib Saifullah | Senin, 06/07/2026 09:01 WIB


Wali kota Rmeish membantah klaim Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang menyebut beberapa desa Kristen telah meminta untuk dianeksasi oleh Israel Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu (Foto: REUTERS)

JAKARTA - Wali kota Rmeish, sebuah kota dengan mayoritas penduduk Kristen yang terletak di distrik Bint Jbeil, Lebanon, membantah klaim Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang menyebut beberapa desa Kristen telah meminta untuk dianeksasi oleh Israel agar terlindungi dari Hizbullah, demikian dilaporkan NNA.

Hanna al-Amil menyatakan bahwa kabar yang disampaikan oleh pemimpin Israel tersebut "sepenuhnya bohong" dan tidak ada satu pun kota di Lebanon selatan yang mengajukan permohonan seperti yang diklaimnya.

Al-Amil menambahkan bahwa memikirkan hal semacam itu saja sudah "sepenuhnya mustahil". Ia menegaskan bahwa kota-kota tersebut "bukanlah wilayah pinggiran, melainkan jantung Lebanon yang berdenyut dengan rasa patriotisme, keterikatan pada tanah air, dan identitas Lebanon," sebut laporan itu.

Sebelumnya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada Minggu mengklaim bahwa beberapa desa Kristen di Lebanon selatan telah meminta untuk dianeksasi oleh Israel demi mendapatkan perlindungan dari milisi Hizbullah.

Baca juga :
Publik AS Nilai Kesepakatan Iran Tak Efektif

Lebanon terseret ke dalam perang Timur Tengah yang lebih luas pada 2 Maret lalu ketika Hizbullah menembakkan roket ke arah Israel. Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk balas dendam atas tewasnya pemimpin tertinggi Iran dalam serangan gabungan AS-Israel beberapa hari sebelumnya.

Baca juga :
Menhut Lapor Baru Gratifikasi Setelah Bupati Kuansing Kena OTT KPK

Israel menanggapi hal tersebut dengan serangan udara besar-besaran dan invasi darat ke Lebanon selatan, di mana pasukannya hingga kini menduduki sebagian wilayah di dekat perbatasan.

"Desa-desa Kristen di Lebanon, beberapa dari mereka sebenarnya telah meminta untuk dianeksasi ke Israel, karena kami melindungi mereka dari Hizbullah, orang-orang fanatik Hizbullah yang ingin membunuh mereka, dan kami melakukan hal yang sama kepada umat Kristen di mana pun," ujar Netanyahu dalam program acara Fox News, The Sunday Briefing.

Baca juga :
Anggota DPR Dukung Perpers Prabowo Kelompokkan LGBT Ancaman Nonmiliter
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
PM Israel Benyamin Netanyahu Desa Lebanon Aneksasi Israel