
Bendera AS dan Iran terlihat dalam ilustrasi ini (Foto: REUTERS)
TEHERAN - Juru bicara pasukan Iran, Abolfazl Shekarchi, mengatakan bahwa setiap agresi baru terhadap Iran akan dibalas dengan respons yang "jauh lebih keras" dan meluas hingga ke luar kawasan.
Dilansir dari Aljazeera, dalam komentar yang disiarkan oleh kantor berita Fars Iran, Shekarchi mengatakan bahwa jika terjadi babak perang lain, serangan Iran akan meluas melampaui perbatasan kawasan dan akan lebih berat serta lebih brutal daripada sebelumnya.
Pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap target di Iran yang menyebabkan kerusakan dan menewaskan warga sipil. Iran lalu membalas dengan menyerang wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah.
AS dan Iran mengumumkan gencatan senjata selama dua pekan pada 7 April yang dilanjutkan dengan pembicaraan di Islamabad, meski berakhir tanpa hasil.
Di tengah kebuntuan, Trump memperpanjang penghentian permusuhan guna memberi Iran waktu untuk mengajukan "proposal terpadu."
Eskalasi konflik tersebut mengganggu lalu lintas di Selat Hormuz, jalur utama pengiriman minyak dan gas alam cair dari negara-negara Teluk Persia ke pasar global, sehingga mendorong kenaikan harga bahan bakar.