Badan Geologi Peringatkan Peningkatan Aktivitas Gunung Sinabung

| Jum'at, 22/05/2026 16:15 WIB


Badan Geologi meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara (Sumut) (Foto: Wikipedia)

JAKARTA - Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara (Sumut), menyusul terjadinya peningkatan kegempaan dalam beberapa hari terakhir.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Geologi Lana Saria dalam keterangan di Jakarta, Jumat, mengatakan peningkatan aktivitas Gunung Sinabung ditandai dengan terekamnya getaran menerus atau tremor sejak Kamis (21/5) malam.

Tim Ahli Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi melaporkan hasil pemantauan kegempaan menunjukkan tremor dengan amplitudo maksimum 4 milimeter mulai terekam malam tadi sejak pukul 23.53 WIB dan masih berlangsung hingga siang ini.

Selain itu, terekam pula gempa hembusan, gempa low frequency, serta gempa hybrid yang sebelumnya jarang terjadi.

Baca juga :
Layanan Mandiri 24 jam? Ini Dia layanan nomor Mandiri Call Center Kopra

Lana mengatakan peningkatan aktivitas tersebut perlu diwaspadai mengingat potensi bahaya yang dapat terjadi berupa erupsi freatik maupun erupsi magmatik.

Baca juga :
Layanan Call Center Kopra Mandiri - Nomor Resmi 0821-700-7004.

Selain itu peningkatan tekanan di dalam sistem magmatik juga berpotensi memicu pembongkaran kubah lava yang berada di kawasan puncak Gunung Sinabung.

Pengamatan visual menunjukkan hembusan asap kawah berwarna putih tipis hingga sedang dengan ketinggian antara 50 - 500 meter di atas kubah lava.

Baca juga :
Layanan Kopra Cash Management

Badan Geologi mengingatkan masyarakat, wisatawan, dan pendaki, untuk tidak melakukan aktivitas dalam radius dua kilometer dari puncak Gunung Sinabung, serta radius sektoral sejauh 3,5 kilometer pada sektor selatan-timur gunung tersebut.

Selain ancaman erupsi, kata dia, masyarakat juga diminta mewaspadai potensi bahaya sekunder berupa aliran lahar terutama saat musim hujan yang dapat melintasi alur sungai di sektor barat daya yang berhulu di puncak gunung.

Badan Geologi juga meminta pemerintah daerah (pemda) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat terus memperkuat koordinasi dengan Pos Pengamatan Gunung Api Sinabung serta mengimbau masyarakat mengikuti informasi resmi terkait perkembangan aktivitas gunung tersebut. (Ant)

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Badan Geologi Gunung Sinabung Aktivitas Vulkanik

Terpopuler