Aktivis Global Sumud Tiba di Turki Setelah Deportasi Israel

| Jum'at, 22/05/2026 15:50 WIB


Ratusan aktivis dari berbagai negara di seluruh dunia ditahan di Israel setelah mereka dicegat di laut pada, Senin 18 Mei 2026 Kapal-kapal dari `Global Sumud Flotilla 2026 Spring Mission,` yang bertujuan untuk menembus blokade Israel di Gaza dan mengirimkan bantuan kemanusiaan, berangkat dari marina di Augusta di pulau Sisilia, Italia (Foto: ANTARA/Barış Seçkin-Anadolu/pri)

JAKARTA - Israel menyebutkan telah mendeportasi semua aktivis asing yang ditangkap oleh pasukannya dari armada yang menuju Gaza, setelah kelompok pertama tiba di Turki menyusul kecaman global atas perlakuan mereka dalam tahanan.

Ratusan aktivis dari berbagai negara di seluruh dunia ditahan di Israel setelah mereka dicegat di laut pada Senin (18/5) saat melakukan upaya terbaru dalam serangkaian upaya untuk menerobos blokade wilayah Palestina.

Sumber Kementerian Luar Negeri Turki mengatakan 422 aktivis, termasuk 85 warga negara Turki, diterbangkan dari Israel selatan dengan tiga pesawat yang disewa oleh Ankara.

Penerbangan deportasi tersebut dikonfirmasi oleh Koalisi Armada Kebebasan, yang mengatakan beberapa aktivis lainnya telah dideportasi langsung ke negara asal mereka.

Baca juga :
Badan Geologi Peringatkan Peningkatan Aktivitas Gunung Sinabung

Kelompok pertama yang tiba terlihat di dalam terminal VIP di bandara Istanbul, saat kerumunan pendukung yang membawa bendera Palestina berkumpul untuk menyambut mereka, kata seorang koresponden AFP.

Baca juga :
KPK Panggil Pihak Swasta Jadi Saksi di Korupsi Proyek Mempawah

Pasukan Israel "menyerang kami. Masing-masing dari kami dipukuli, perempuan dan laki-laki... Itulah yang dialami warga Palestina sepanjang waktu," kata warga negara Turki Bulal Kitay, setelah turun dari pesawat.

Menteri Keamanan Nasional Israel yang berhaluan kanan jauh, Itamar Ben Gvir, memicu kecaman luas dan reaksi diplomatik pada hari Rabu setelah mengunggah video yang menunjukkan para aktivis yang ditahan dengan tangan terikat dan dahi menempel di tanah.

Baca juga :
Marinus Gea Dorong Implementasi Program HAM Lebih Nyata di Banten

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Israel, Oren Marmorstein, mengatakan pada hari Kamis bahwa "semua aktivis asing dari armada PR telah dideportasi dari Israel,". katanya.

"Israel tidak akan mengizinkan pelanggaran apa pun terhadap blokade laut yang sah di Gaza," ujarnya.

Setibanya di bandara Istanbul, salah satu aktivis berteriak “Rakyat Palestina tidak sendirian!” saat ia keluar dari terminal.

"Kami telah disiksa, kami telah dipukuli, kami telah ditangkap di perairan internasional, tetapi kami tidak akan menyerah. Kami akan kembali."

"Palestina akan bebas dari sungai hingga laut," katanya disambut sorak sorai dari kerumunan.

Sumber: Arabnews

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Global Sumud Pasukan Israel Aktivis Gaza Deportasi Aktivis

Terpopuler