Marinus Gea Dorong Implementasi Program HAM Lebih Nyata di Banten

| Jum'at, 22/05/2026 14:06 WIB


Masalah HAM ini adalah bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo. Karena itu, implementasinya harus nyata dan dirasakan masyarakat, bukan hanya menjadi laporan formal Anggota Komisi XIII DPR RI sekaligus Anggota MPR RI Marinus Gea dalam pertemuan bersama Kantor Wilayah Kementerian HAM Provinsi Banten (Foto: MPR)

JAKARTA - Anggota Komisi XIII DPR RI sekaligus Anggota MPR RI Marinus Gea menekankan pentingnya implementasi program hak asasi manusia (HAM) yang lebih nyata dan menyentuh kebutuhan masyarakat di Provinsi Banten.

Dalam pertemuan bersama Kantor Wilayah Kementerian HAM Provinsi Banten, Marinus menilai isu HAM tidak boleh hanya berhenti pada pelaporan administratif, melainkan harus menjadi program yang benar-benar dirasakan masyarakat.

Ia menegaskan persoalan HAM merupakan bagian dari agenda prioritas nasional yang perlu dijalankan secara serius. Marinus mengingatkan pentingnya implementasi yang sejalan dengan arah kebijakan pemerintah.

“Masalah HAM ini adalah bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo. Karena itu, implementasinya harus nyata dan dirasakan masyarakat, bukan hanya menjadi laporan formal,” ujar Marinus, Kamis (21/5/2026).

Baca juga :
Aktivis Global Sumud Tiba di Turki Setelah Deportasi Israel

Politikus PDI Perjuangan itu juga menyoroti program sosialisasi terhadap 65 pelaku UMKM yang dipaparkan Kanwil KemenHAM Banten. Menurutnya, efektivitas program tersebut perlu ditinjau kembali mengingat Banten dikenal sebagai wilayah industri dengan dinamika ketenagakerjaan yang cukup kompleks.

Baca juga :
KPK Panggil Pihak Swasta Jadi Saksi di Korupsi Proyek Mempawah

Marinus menilai isu perlindungan buruh dan hak pekerja seharusnya mendapat perhatian lebih besar dalam penguatan HAM di daerah.

“Banten ini daerah industri. Banyak persoalan buruh dan hak-hak pekerja yang harus menjadi perhatian. Jadi, program sosialisasi kepada UMKM perlu dilihat kembali sejauh mana dampaknya terhadap penguatan HAM di daerah,” ujarnya.

Baca juga :
KPK Telusuri Aliran Fee Proyek DJKA ke Pejabat Kemenhub

Selain itu, legislator asal Dapil Banten III tersebut mendorong agar Kanwil HAM dilibatkan sejak tahap penyusunan visi dan misi calon kepala daerah sehingga kebijakan yang lahir nantinya lebih selaras dengan nilai-nilai HAM.

“Ke depan harus dipikirkan mekanisme agar Kanwil HAM dapat dilibatkan sejak proses penyusunan visi-misi calon kepala daerah. Dengan begitu, ketika terpilih nanti, program kerja mereka sudah sejalan dengan nilai-nilai HAM,” tegasnya.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Marinus Gea Program HAM Provinsi Banten

Terpopuler