Israel Serang Lebanon di Tengah Kebuntuan Pembicaraan Gencatan Senjata

M. Habib Saifullah | Senin, 18/05/2026 01:01 WIB


Serangan Israel menargetkan Lebanon timur dan selatan pada hari Minggu, lapor media pemerintah Lebanon. Asap mengepul dari lokasi serangan udara Israel yang menargetkan wilayah di kota Nabatieh, Lebanon selatan, pada 11 April 2026 (Foto: Abbas Fakih/AFP)

BEIRUT - Serangan Israel menargetkan Lebanon timur dan selatan pada hari Minggu, lapor media pemerintah, meskipun gencatan senjata rapuh, sementara seorang anggota parlemen Hizbullah menyebut negosiasi Lebanon dengan Israel sebagai "jalan buntu."

Dua serangan Israel menghantam kota Sohmor di lembah Bekaa, Lebanon timur, kata Kantor Berita Nasional (NNA) yang dikelola pemerintah, menambahkan bahwa serangan lainnya terjadi di seluruh Lebanon selatan.

Serangan Israel sejak awal perang telah menewaskan lebih dari 2.900 orang di Lebanon, termasuk lebih dari 400 orang sejak gencatan senjata dimulai pada 17 April, menurut otoritas Lebanon.

Serangan terbaru terjadi setelah utusan dari Israel dan Lebanon mengadakan putaran ketiga negosiasi di Washington dan sepakat untuk memperpanjang gencatan senjata.

Baca juga :
AS Ajukan Lima Poin Perdamaian kepada Iran

Meskipun demikian, pertempuran terus berlanjut, dengan serangan Israel dan serangan Hizbullah terhadap pasukan Israel.

Baca juga :
Harlah Fatayat NU, Menag Ajak Perempuan Tampil Percaya Diri Ambil Peran Strategis

Hizbullah yang didukung Iran telah berulang kali mengecam pembicaraan dengan Israel.

“Negosiasi langsung yang dilakukan oleh pihak berwenang di Lebanon dengan musuh Israel telah... membawa mereka ke jalan buntu yang hanya akan menghasilkan satu konsesi demi konsesi,” kata anggota parlemen Hizbullah, Hussein Hajj Hassan, pada hari Minggu.

Baca juga :
Mendes Yandri Bakal Genjot Desa Wisata di Kawasan Anyer-Carita-Cinangka

“Baik mereka maupun siapa pun tidak akan mampu melaksanakan apa yang diinginkan musuh, terutama dalam hal pelucutan senjata perlawanan,” katanya, menambahkan bahwa pihak berwenang membawa negara itu ke “situasi yang sangat sulit.”

Pada hari Sabtu, kelompok tersebut mengatakan telah menyerang target militer di Israel utara, setelah sebelumnya mengumumkan beberapa operasi terhadap pasukan Israel di Lebanon selatan.

Israel mengirim pasukan darat ke Lebanon selatan selama perang terbaru dan mereka terus menduduki wilayah di dekat perbatasan antara kedua negara.

 

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Perang Lebanon Lebanon Israel Serangan Israel Konflik Timteng