Cadangan Devisa Februari 2026 Turun jadi USD151,9 Miliar

Budi Wiryawan | Jum'at, 06/03/2026 15:05 WIB


Cadangan devisa pada akhir Februari 2026 setara dengan pembiayaan 6,1 bulan impor atau 5,9 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah Gedung Bank Indonesia (Wikipedia)

Jakarta, Jurnas.com - Cadangan devisa Indonesia pada akhir Februari 2026 tercatat sebesar USD151,9 miliar. Angka ini turun dibandingkan posisi pada akhir Januari 2026 sebesar USD154,6 miliar.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso mengungkapkan, perkembangan tersebut antara lain dipengaruhi oleh penerimaan pajak dan jasa serta penarikan pinjaman luar negeri pemerintah di tengah pembayaran utang luar negeri pemerintah dan kebijakan stabilisasi nilai tukar Rupiah sebagai respons Bank Indonesia dalam menghadapi ketidakpastian pasar keuangan global yang tetap tinggi.

"Posisi cadangan devisa pada akhir Februari 2026 setara dengan pembiayaan 6,1 bulan impor atau 5,9 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor," kata Ramdan, Jumat (6/3/2026).

Adapun BI menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan.

Baca juga :
7 Fakta Menarik Tentang Wortel yang Jarang Diketahui

"Ke depan, Bank Indonesia meyakini ketahanan sektor eksternal tetap baik didukung oleh posisi cadangan devisa yang memadai," katanya.

Baca juga :
Penumpang LRT Sumsel 1,08 Juta Orang Selama Triwulan I 2026

Selain itu, aliran masuk modal asing yang diprakirakan terus berlanjut sejalan persepsi positif investor terhadap prospek perekonomian nasional dan imbal hasil investasi yang tetap menarik.

Baca juga :
Angkut 467 Ribu Penumpang, Tiket Diskon Pelni Habis Terjual 105 Persen
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Bank Indonesia Cadangan Devisa Indonesia