Harga Minyak Dunia Meroket, Pemerintah Pastikan Pertalite Tidak Naik

Budi Wiryawan | Rabu, 04/03/2026 08:05 WIB


Bahan bakar minyak nonsubsidi seperti Pertamax, memang akan mengalami penyesuaian harga Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (Istimewa)

JAKARTA - Pemerintah menegaskan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Pertalite tidak naik, meski harga minyak dunia meroket imbas perang antara Amerika Serikat-Israel dan Iran.

"Jadi kalau harga BBM yang subsidi, yang bensin Pertalite, itu mau harga minyak dunia naik berapa pun, tetap harganya sama sebelum ada perubahan dari pemerintah," ujar Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.

Sementara, untuk bahan bakar minyak nonsubsidi seperti Pertamax, memang akan mengalami penyesuaian harga, dalam hal ini akan naik mengikuti fluktuasi harga minyak mentah dunia.

Bahlil menjelaskan harga minyak sudah naik menjadi 78-80 dolar AS per barel, melebihi asumsi makro Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026, yakni 70 dolar AS per barel.

Baca juga :
Angkut 467 Ribu Penumpang, Tiket Diskon Pelni Habis Terjual 105 Persen

Sebagai negara yang mengimpor minyak sekitar 1 juta barel per hari, maka kenaikan harga minyak dunia lantas membebani APBN dengan potensi pembengkakan subsidi energi yang ditanggung oleh negara.

Baca juga :
Mendikdasmen Tekankan Sekolah Mesti Jadi Ruang Aman dan Nyaman

Akan tetapi di sisi lain, Indonesia juga memperoleh tambahan pendapatan dari kenaikan harga minyak dunia tersebut dari produksinya.

"Karena Indonesia kan berkontribusi kurang lebih sekitar 600 ribu barel per hari. Nah, selisih ini yang sedang kami hitung," tuturnya.

Baca juga :
Mendes PDT Serahkan 2 Juta Bibit Kelapa dan Bibit Pinang di Pariaman
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Minyak Dunia Harga Pertalite Bahlil Lahadalia