Presiden Iran Sebut Dialog dengan AS Langkah Menuju Damai

M.Habib Saifullah | Senin, 09/02/2026 13:05 WIB


Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan bahwa pembicaraan negaranya dan Amerika Serikat menandai Presiden Iran Masoud Pezeshkian saat konferensi pers di Teheran, Iran. 19 Februari 2025. WANA via REUTERS

JAKARTA - Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan bahwa pembicaraan negaranya dan Amerika Serikat, yang diadakan dengan dukungan negara-negara di kawasan, menandai "langkah maju" menuju solusi damai.

"Dialog selalu menjadi strategi kami untuk mencapai solusi damai," tulis Pezeshkian di media sosial AS X, Ahad, seraya menekankan bahwa pendekatan Iran terhadap masalah nuklir didasarkan pada "hak-hak yang dijamin berdasarkan Perjanjian Non-Proliferasi."

Pezeshkian menambahkan bahwa negaranya "menanggapi rasa hormat dengan rasa hormat tetapi tidak menerima bahasa kekerasan."

Iran dan AS melanjutkan diplomasi nuklir tidak langsung pada Jumat setelah kedua negara berminggu-minggu terlibat ketegangan yang meningkat.

Baca juga :
Profil Menteri PU Dody Hanggodo, Insinyur Perminyakan ITB yang Kini Disorot

Ketegangan tersebut dipicu oleh ancaman tindakan militer Presiden AS Donald Trump terhadap Iran.

Baca juga :
Tata Cara Beli Emas Menurut Syariat Islam

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menggambarkan pembicaraan tersebut sebagai "awal yang baik."

Dia mengatakan bahwa pembicaraan tersebut dapat berlanjut jika suasana ketidakpercayaan dapat diatasi. Telah pula disepakati bahwa proses tersebut akan berlanjut dan kedua pihak dapat bertemu kembali di Muscat, Oman.

Baca juga :
AS Serang Puluhan Target Militer Iran Dekat Hormuz

Namun, Araghchi tetap menegaskan bahwa program rudal Iran tidak dapat dirundingkan, baik sekarang maupun di masa mendatang, karena itu terkait dengan "urusan pertahanan."

Sumber: Anadolu

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Presiden Iran Masoud Pezeskhian Amerika Serikat