Lari di Siang Hari Lebih Efektif Membakar Kalori, Fakta atau Mitos?

Vaza Diva | Jum'at, 06/02/2026 08:08 WIB


Lari di siang hari tidak selalu lebih efektif membakar kalori, tetapi tetap bermanfaat jika dilakukan dengan intensitas dan durasi yang tepat. ilustrasi - lari di siang hari (Foto: honestdocs)

JAKARTA - Lari menjadi salah satu olahraga paling populer karena mudah dilakukan dan tidak membutuhkan peralatan khusus.

Namun, masih banyak orang bertanya-tanya, apakah lari di siang hari lebih efektif membakar kalori dibanding waktu lain? Pertanyaan ini kerap muncul seiring anggapan bahwa panas matahari membuat tubuh bekerja lebih keras.

Secara ilmiah, pembakaran kalori saat berlari dipengaruhi oleh intensitas, durasi, dan kondisi tubuh, bukan semata-mata waktu pelaksanaannya. Meski begitu, lari di siang hari memang memiliki karakteristik tersendiri.

Saat berlari di siang hari, suhu lingkungan yang lebih tinggi membuat tubuh bekerja ekstra untuk menjaga suhu inti tetap stabil. Proses ini menyebabkan detak jantung meningkat dan keringat keluar lebih banyak, yang sering disalahartikan sebagai pembakaran lemak lebih besar.

Baca juga :
Komisi VIII DPR: Tambahan Biaya Haji 2026 Harus Ditanggung Negara

Padahal, keringat yang keluar lebih banyak menandakan kehilangan cairan, bukan berarti lemak terbakar lebih cepat. Pembakaran kalori tetap bergantung pada seberapa jauh dan seberapa cepat seseorang berlari.

Baca juga :
Arteta: Arsenal Tanpa Rasa Takut di Fase Krusial Musim Ini

Meski tidak secara otomatis membakar lebih banyak kalori, lari di siang hari tetap memiliki manfaat. Otot tubuh umumnya sudah lebih siap karena suhu tubuh lebih tinggi dibanding pagi hari, sehingga risiko cedera bisa lebih rendah.

Selain itu, paparan sinar matahari membantu tubuh memproduksi vitamin D yang penting untuk kesehatan tulang dan sistem imun.

Baca juga :
JD Vance Mungkin Pimpin Lagi AS dalam Negosiasi Kedua dengan Iran

Lari di bawah terik matahari memiliki risiko dehidrasi dan kelelahan panas jika tidak dilakukan dengan benar. Oleh karena itu, pelari disarankan mencukupi asupan cairan, menggunakan pakaian yang menyerap keringat, serta menghindari jam dengan suhu ekstrem.

Bagi pemula atau orang dengan kondisi kesehatan tertentu, memilih waktu yang lebih sejuk seperti pagi atau sore bisa menjadi alternatif yang lebih aman.

Lari di siang hari tidak selalu lebih efektif membakar kalori, tetapi tetap bermanfaat jika dilakukan dengan intensitas dan durasi yang tepat. Faktor konsistensi dan teknik berlari yang benar jauh lebih berpengaruh dibanding waktu pelaksanaannya.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Lari di siang hari membakar kalori Siang Hari Panas Matahari