BPBD DKI Jakarta Modifikasi Cuaca dengan 3,2 Ton NaCl

M. Habib Saifullah | Rabu, 28/01/2026 06:01 WIB


BPBD Provinsi DKI Jakarta melaksanakan operasi modifikasi cuaca (OMC) dengan menyemai 3,2 ton natrium klorida (NaCl) dan kalsium oksida (CaO) di langit sekitar Jakarta. Ilustrasai hujan di Jakarta. Foto: merdeka

JAKARTA - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta melaksanakan operasi modifikasi cuaca (OMC) dengan menyemai 3,2 ton natrium klorida (NaCl) dan kalsium oksida (CaO) di langit sekitar Jakarta.

"Pada hari ke-12, kami melaksanakan empat kali sorti penerbangan sebagai upaya menekan curah hujan tinggi," kata Kepala Pelaksana BPBD Provinsi DKI Jakarta Isnawa Adji di Jakarta, Selasa (27/1/2026).

Menurut dia, pada sorti pertama dilaksanakan pada pagi hari dengan penyemaian awan dilakukan di wilayah overhead perairan utara Jakarta pada ketinggian 8.000-12.000 kaki.

Pada sorti ini digunakan bahan semai berupa NaCl sebanyak 800 kilogram.

Baca juga :
Ini 7 Fakta Menarik Ikan Sapu-Sapu, Benarkah Bisa Dimakan?

Sementara, sorti kedua dilaksanakan pada hari yang sama dengan fokus penyemaian awan di wilayah overhead Jakarta Selatan. Proses penyemaian dilakukan pada ketinggian 6.000 kaki dengan target awan stratocumulus.

Baca juga :
Disney PHK 1.000 Karyawan, Ini Alasannya

"Awan target memiliki base 3.000 kaki dan top 5.000 kaki, dengan arah angin dominan dari barat laut berkecepatan 12 knot," ujar Isnawa.

Pada sorti ini digunakan bahan semai CaO sebanyak 800 kilogram.

Baca juga :
8 Dampak Ikan Sapu-Sapu terhadap Ekosistem Perairan

"Sementara itu, sorti ketiga dilaksanakan pada siang hari dengan area semai di wilayah overhead Bekasi dan 800 kg CaO disemai," ujarnya.

Pada sore hari, sorti keempat kembali dilaksanakan dengan area penyemaian awan di wilayah overhead Kabupaten Bogor, penyemaian dilakukan pada ketinggian 5.000-7.000 kaki, dengan area semai pada radial 150-210 derajat dan menggunakan CaO sebanyak 800 kilogram.

Isnawa juga menyampaikan bahwa pelaksanaan OMC hari ke-12 merupakan langkah antisipatif untuk mengendalikan potensi curah hujan tinggi yang dapat berdampak pada wilayah DKI Jakarta.

"Seluruh pelaksanaan OMC dilakukan berdasarkan analisis kondisi atmosfer dan pemantauan cuaca secara intensif, sehingga penyemaian awan dapat diarahkan ke wilayah yang lebih aman," ujar Isnawa.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
BPBD DKI Jakarta Modifikasi Cuaca Hujan Jakarta