Tata Cara Salat Jenazah Lengkap dengan Lafaz Bacaan

M. Habib Saifullah | Senin, 26/01/2026 15:05 WIB


Salat jenazah merupakan yang dikerjakan untuk mendoakan seorang Muslim yang telah meninggal dunia Ilustrasi salat jenazah (Foto: Reuters)

JAKARTA - Salat jenazah merupakan yang dikerjakan untuk mendoakan seorang Muslim yang telah meninggal dunia. Salat ini dilakukan tanpa rukuk, sujud, dan duduk, serta dilaksanakan dengan berdiri bagi yang mampu. Salat jenazah terdiri dari empat kali takbir dan diakhiri dengan salam.

Sebelum memulai salat, jamaah berniat di dalam hati. Niat salat jenazah berbeda tergantung pada jenis jenazah dan posisi sebagai imam atau makmum.

Niat Salat Jenazah

Niat salat jenazah laki-laki (imam atau makmum):

Baca juga :
Pertamina Gelar Pasar Murah di Cianjur, Paket Sembako Rp211.000 Jadi Rp30.000

اللّٰهُمَّ أُصَلِّي عَلَى هٰذَا الْمَيِّتِ أَرْبَعَ تَكْبِيْرَاتٍ فَرْضَ الْكِفَايَةِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Baca juga :
Kajati Jabar dan Kajari Subang Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Patimban

Allâhumma ushallî ‘alâ hâdzal mayyiti arba‘a takbîrât fardhal kifâyati lillâhi ta‘âlâ.

Arti: “Aku berniat salat atas jenazah laki-laki ini empat kali takbir fardu kifayah karena Allah Ta‘ala.”

Baca juga :
Ketua DPR Harap RUU PPRT Dapat Akhiri Kekerasan-Diskriminasi terhadap PRT

Niat salat jenazah perempuan (imam atau makmum):

اللّٰهُمَّ أُصَلِّي عَلَى هٰذِهِ الْمَيِّتَةِ أَرْبَعَ تَكْبِيْرَاتٍ فَرْضَ الْكِفَايَةِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Allâhumma ushallî ‘alâ hâdzihil mayyitati arba‘a takbîrât fardhal kifâyati lillâhi ta‘âlâ.

Arti: “Aku berniat salat atas jenazah perempuan ini empat kali takbir fardu kifayah karena Allah Ta‘ala.”

Takbir Pertama

Setelah takbir pertama, membaca Surah Al-Fatihah.

الْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ …

Takbir Kedua

Setelah takbir kedua, membaca selawat kepada Nabi Muhammad SAW.

اللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَىٰ مُحَمَّدٍ وَعَلَىٰ آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَىٰ إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَىٰ آلِ إِبْرَاهِيْمَ

Allâhumma shalli ‘alâ Muhammad wa ‘alâ âli Muhammad kamâ shallaita ‘alâ Ibrâhîm wa ‘alâ âli Ibrâhîm.

Arti: “Ya Allah, limpahkanlah selawat kepada Nabi Muhammad dan keluarganya sebagaimana Engkau melimpahkan selawat kepada Nabi Ibrahim dan keluarganya.”

Takbir Ketiga

Setelah takbir ketiga, membaca doa untuk jenazah.

اللّٰهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ

Allâhummaghfir lahû warhamhu wa ‘âfihi wa‘fu ‘anhu.

Arti: “Ya Allah, ampunilah dia, rahmatilah dia, sejahterakan dia, dan maafkan kesalahannya.”

Takbir Keempat

Setelah takbir keempat, membaca doa singkat.

اللّٰهُمَّ لَا تَحْرِمْنَا أَجْرَهُ وَلَا تَفْتِنَّا بَعْدَهُ

Allâhumma lâ tahrimnâ ajrahu wa lâ taftinnâ ba‘dah.

Arti: “Ya Allah, janganlah Engkau haramkan kami dari pahalanya dan jangan Engkau uji kami setelah kepergiannya.”

Salat jenazah ditutup dengan salam, baik satu kali ke kanan maupun dua kali ke kanan dan kiri sesuai kebiasaan yang berlaku.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Salat Jenazah Hukum Fikih Cara Salat Jenazah