Asal Usul Nama Gunung Bulusaraung di Pangkep Sulawesi Selatan

Agus Mughni Muttaqin | Sabtu, 24/01/2026 13:15 WIB


Gunung Bulusaraung merupakan salah satu gunung ikonik yang berada di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan Gunung Bulusaraung (Foto: Balai Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung)

JAKARTA - Gunung Bulusaraung merupakan salah satu gunung ikonik yang berada di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan. Gunung ini terkenal karena lanskap karstnya yang unik dan keanekaragaman hayati yang tinggi.

Salah satu gunung nonvulkanik di Sulawesi Selatan ini terletak di Kecamatan Balocci, Kabupaten Pangkep, dengan ketinggian sekitar 1.353 meter di atas permukaan laut. Gunung Bulusaraung terbentuk dari batuan karst atau batu kapur, menjadikannya bagian dari salah satu bentang alam karst terbesar di Indonesia.

Dikutip dari berbagai sumber, nama Bulusaraung berasal dari bahasa Bugis-Makassar, bulu berarti gunung dan saraung berarti topi caping, menggambarkan puncak gunung yang dari kejauhan tampak seperti topi petani yang kokoh melindungi flora dan fauna endemik di bawahnya.

Penamaan tersebut sarat makna budaya, simbol keteguhan hati, dan identitas masyarakat lokal yang diwariskan turun-temurun.

Baca juga :
Daftar Pemain Timnas U19 Indonesia untuk Piala AFF 2026

Kawasan Pegunungan Bulusaraung termasuk wilayah kerja Resort Balocci di Taman Nasional Bantimurung-Bulusaraung, dengan topografi relief tinggi, lereng terjal, dan tekstur kasar. Jenis tanah humitropepts mendominasi, sementara hutan di lereng gunung berfungsi sebagai tangkapan air, menyalurkan air melalui sungai bawah tanah dan mata air ke desa-desa sekitar.

Baca juga :
Jelang Turnamen di Spanyol, Hector Souto Panggil 19 Pemain untuk TC Timnas

Meskipun ketinggiannya tergolong sedang, jalur pendakian Bulusaraung menantang, berbatu tajam dengan sepuluh pos peristirahatan, termasuk Pos 9 yang menjadi lokasi awal ditemukannya serpihan pesawat ATR 42-500 pada Januari 2026.

Di sisi lain,gunung ini juga dikenal sebagai habitat berbagai spesies endemik Sulawesi seperti kera hitam, kuskus, musang, tarsius, dan julang Sulawesi.

Baca juga :
Enrique Sebut PSG Lebih Termotivasi Pertahankan Gelar Liga Champions

Bukan sekadar destinasi pendakian atau lanskap karst, Gunung Bulusaraung adalah ruang hidup yang memadukan nilai ekologis, geologis, dan budaya. Keunikan bentuknya, legenda yang menyelimuti, serta peranannya dalam konservasi menjadikannya ikon alam dan warisan budaya Sulawesi Selatan yang patut dikenali dan dijaga.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Gunung Bulusaraung Kabupaten Pangkep Sulawesi Selatan Panorama Karst