IHSG Terkoreksi 52 Poin di Akhir Sesi II

Budi Wiryawan | Senin, 12/01/2026 18:30 WIB


Penutupan perdagangan awal pekan, Senin (12/1/2026), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) berakhir di zona merah Ilustrasi IHSG (Emiten News)

JAKARTA - Penutupan perdagangan awal pekan, Senin (12/1/2026), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) berakhir di zona merah seiring aksi profit taking (ambil untung) pelaku pasar di tengah minimnya katalis baru.

Akhir Sesi II, IHSG ditutup melemah 52,03 Poin atau 0,58 persen ke posisi 8.884,71.

Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 1,43 poin atau 0,17 persen ke posisi 866,55.

Sebanyak 279 saham naik, 435 saham menurun, dan 97 tidak bergerak nilainya.

Baca juga :
Pertamina Gelar Pasar Murah di Cianjur, Paket Sembako Rp211.000 Jadi Rp30.000

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 5.072.603 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 74,40 miliar lembar saham senilai Rp40,10 triliun. 

Baca juga :
Kajati Jabar dan Kajari Subang Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Patimban

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu MSKY, DKHH, KPIG, APLN dan SOCI.

Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni HILL, NRCA, IRSX, DOOH dan PBSA.

Baca juga :
Ketua DPR Harap RUU PPRT Dapat Akhiri Kekerasan-Diskriminasi terhadap PRT
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Bursa Efek Indonesia Indeks Harga Saham Gabungan