
Ketua Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI), Sarjoko (lima dari kiri) memberikan keterangan pers usai mengikuti acara pembukaan Rakernas dan Harlah ke-20 PPDI di Jakarta, pada Rabu (27/6) (Foto: Katakini.com)
JAKARTA - Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) menyatakan dukungan penuh terhadap keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto.
Sebagai unsur pemerintahan yang bersentuhan langsung dengan warga, PPDI menilai program tersebut sangat dinanti dan dibutuhkan oleh masyarakat di tingkat akar rumput.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Ketua Umum PPDI, Sarjoko, dalam konferensi pers usai pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Hari Lahir ke-20 PPDI di Jakarta, pada Rabu (17/6).
Ketua PPDI, Sarjoko menjelaskan bahwa posisi perangkat desa sebagai garda terdepan pemerintahan membuat mereka berkewajiban mengawal dan mensukseskan seluruh program strategis nasional.
"Perangkat desa adalah garda terdepan dalam sistem pemerintahan negara Republik Indonesia yang bersinggungan langsung dengan warga masyarakat. Maka sudah barang tentu, karena kami berada di pemerintahan paling bawah, wajib hukumnya untuk mensukseskan semua program pemerintah, yaitu programnya Pak Prabowo Subianto," ujar Sarjoko.
Lebih lanjut, selain Makan Bergizi Gratis, program lain seperti Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, Sekolah Rakyat, dan Kampung Nelayan Merah Putih juga menjadi fokus dukungan PPDI.
Menanggapi dinamika pelaksanaan di lapangan, Sarjoko berpendapat bahwa jika ditemukan kendala, langkah yang diambil adalah evaluasi manajerial, bukan penghentian program.
"Jikalau ada kekurangannya, ada tata kelola yang tidak semestinya tentu saja kita serahkan pada pemerintah untuk segera memperbaikinya. Sehingga bukan programnya yang dihapus, tetapi tata kelolanya. Karena MBG bagi masyarakat desa itu sangat dibutuhkan," kata Sarjoko.
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto, menyampaikan apresiasi tinggi atas sikap kompak yang ditunjukkan oleh ratusan ribu perangkat desa di seluruh Indonesia.
Menurutnya, keselarasan pandangan antara pemerintah pusat dan aparatur desa menjadi kunci suksesnya program nasional.
Mendes Yandri juga sependapat dengan komitmen PPDI terkait penyempurnaan sistem kerja program strategis yang sedang berjalan.
"Terima kasih kepada PPDI seluruh Indonesia yang sudah menyatakan sikap mendukung penuh program Bapak Presiden Prabowo, terutama MBG, Kopdes, Sekolah Rakyat, dan Kampung Nelayan Merah Putih. Kalau ada kelemahan di sana-sini, itu yang diperbaiki. Bukan programnya yang dihentikan," ucap Mendes Yandri.