Kemendes-BNI Sepakat Kerja Sama Tuntaskan Masalah Kemiskinan di Desa

M.Habib Saifullah | Jum'at, 09/01/2026 23:22 WIB


Kemendes PDT menyepakati kerja sama dengan Bank Negara Indonesia (BNI) dalam menuntaskan masalah-masalah kemiskinan di desa Kemendes PDT Yandri Susanto saat melakukan audiensi dengan Direksi Bank BNI di Graha BNI, Jakarta Pusat (Foto: Humas Kemendes PDT)

JAKARTA - Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto menyepakati kerja sama yang lebih konkret bersama Bank Negara Indonesia (BNI), khususnya dalam menuntaskan masalah-masalah kemiskinan di desa.

Karenanya, ia meminta kesiapan BNI dan setiap jaringannya di berbagai daerah untuk dapat aktif melakukan pemberdayaan dan pendampingan secara masif, khususnya kepada desa dan daerah tertinggal yang membutuhkan.

"Seperti yang kita ketahui, bahwa Bapak Presiden Prabowo punya perhatian serius terhadap kemajuan desa. Karenanya dalam Asta Cita ke-6 Bapak Presiden Prabowo itu Desa secara tegas disebutkan," jelas mantan Wakil Ketua MPR RI itu saat melakukan audiensi dengan Direksi Bank BNI di Graha BNI, Jakarta Pusat, Jumat (9/1/2026).

"Membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan. Oleh karena itu kita perlu kolaborasi, apalagi mitra kami selama ini BNI 46," tambahnya.

Baca juga :
Enrique Sebut PSG Lebih Termotivasi Pertahankan Gelar Liga Champions

Mendes Yandri berharap, kerja sama itu dapat fokus pada pendampingan Bank BNI dalam membantu menutup kesenjangan pengetahuan literasi keuangan, khususnya pada para pengelola BUM Des maupun Desa Wisata.

Baca juga :
Pelatih Arsenal Siap Cetak Sejarah Baru di Liga Champions

Sebab, banyak pemilik BUM Des ataupun Desa Wisata yang ahli dalam produk atau layanan mereka, tetapi kurang memahami aspek keuangan seperti pembukuan yang tepat, pengelolaan arus kas, dan penyusunan laporan keuangan.

Bahkan mereka sering kesulitan mendapatkan pinjaman karena manajemen keuangan yang buruk atau ketiadaan catatan keuangan yang formal. Dengan pendampingan ini, diharapkan BUM Des dan Desa Wisata dapat menyusun proposal bisnis dan laporan keuangan yang memenuhi standar perbankan, sehingga meningkatkan kelayakan kredit mereka.

Baca juga :
Jelang Final Liga Champions, Dembele Sebut Dirinya 100 Persen Fit

"Makanya Asta Cita ke-6 itu kita terjemahkan dalam 12 Aksi Bangun Desa, Bangun Indonesia. Ada BUM Des, ada Desa Tematik, Desa Wosata. Mungkin itu yang perlu kita kerja samakan. Mungkin ada BUM Des yang ingin maju, tapi kesulitan dari sisi manajerial bisnis dan keuangannya," pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Direktur Utama Bank BNI Alexandra Askandar menyatakan siap dan berkomitmen untuk memberikan dukungan bagi pemberdayaan dan pendampingan desa dalam mengatasi masalah kemiskinan.

"Kami selama ini Pak, dari sebelumnya dan tentunya dengan program-program ini yang terus digaungkan. Kita siap dan proaktif mensuport. Dan kami siap, nantinya apa saja yang mungkin perlu dukungan tambahan dari BNI," ujar dia.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Kabar Desa Kemendes PDT Bank BNI Yandri Susanto