Waka MPR Dorong Akses Peningkatan Literasi Penyandang Disabilitas Dipermudah

Agus Mughni Muttaqin | Rabu, 07/01/2026 19:05 WIB


Kemudahan akses untuk peningkatan literasi penyandang disabilitas harus ditingkatkan, demi mewujudkan kesempatan yang sama bagi setiap warga negara dalam proses pembangunan Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat (Foto: MPR)

JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mendorong agar akses buku penyandang disabilitas dan bahan bacaan bagi penyandang disabilitas makin dipermudah, guna meningkatkan partisipasi aktif mereka dalam proses pembangunan.

"Kemudahan akses untuk peningkatan literasi penyandang disabilitas harus ditingkatkan, demi mewujudkan kesempatan yang sama bagi setiap warga negara dalam proses pembangunan," kata Rerie, sapaan akarab Lestari Moerdijat, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (6/1).

Data Badan Pusat Statistik (BPS) dalam Survei Sosial Ekonomi (Susenas) Maret 2024 mencatat sekitar 22,5 juta orang atau 8,23% penduduk Indonesia menyandang disabilitas.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) mencatat bahwa hingga akhir 2024, hanya sekitar 5% dari total buku pelajaran dan bacaan umum yang telah dialihmediakan ke dalam format aksesibel seperti braille, buku audio (audiobook), dan buku digital aksesibel.

Baca juga :
Baleg DPR Soroti Putusan MK, Hanya BPK yang Berwenang Hitung Kerugian Negara

Selain itu, World Blind Union mengungkapkan bahwa lebih dari 90% karya tulis yang telah terbit tidak dapat diakses oleh penyandang disabilitas atau difabel netra.

Baca juga :
Apakah Diperbolehkan Mencuri karena Kelaparan dalam Islam?

Diakui Rerie, yang juga sebagai anggota Komisi X DPR RI ini, tantangan untuk mempermudah akses buku penyandang disabilitas dan bahan bacaan bagi kelompok difabel tidak mudah.

Menurutnya, biaya produksi yang tinggi, keterbatasan infrastruktur yang ramah difabel, dan implementasi regulasi yang belum optimal untuk mempermudah akses literasi bagi penyandang disabilitas harus segera diatasi.

Baca juga :
Waka Baleg DPR: Putusan MK Pertegas Kewenangan BPK Hitung Kerugian Negara

Rerie mendorong pihak-pihak terkait untuk mengambil langkah nyata dalam mengatasi sejumlah tantangan tersebut.

Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu berpendapat bahwa kolaborasi triple helix yang kuat antara pemerintah, swasta, dan masyarakat harus dibangun demi menghadirkan akses buku penyandang disabilitas yang sama bagi setiap warga negara, termasuk kelompok difabel.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Info MPR Lestari Moerdijat Akses Buku Peningkatan Literasi Penyandang Disabilitas