Trump Klaim Venezuela Sepakat Serahkan 30-50 Juta Barel Minyak ke AS

M.Habib Saifullah | Rabu, 07/01/2026 10:05 WIB


Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa otoritas sementara Venezuela telah menyepakati penyerahan antara 30 hingga 50 juta barel minyak kepada AS Ilustrasi - Kapal tanker minyak menunggu di tempat berlabuh di Laut Hitam (Foto: REUTERS)

JAKARTA - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan bahwa otoritas sementara Venezuela telah menyepakati penyerahan antara 30 hingga 50 juta barel minyak kepada AS.

"Saya dengan senang hati mengumumkan bahwa Otoritas Sementara di Venezuela akan menyerahkan antara 30 hingga 50 juta barel minyak berkualitas tinggi yang berada di bawah sanksi kepada Amerika Serikat," tulis Trump melalui platform Truth Social, Selasa (6/1/2026).

Trump menambahkan bahwa dia berjanji uang yang diperoleh dari transaksi tersebut akan digunakan demi kepentingan rakyat kedua negara.

"Minyak ini akan dijual sesuai harga pasar, dan uang itu akan berada di bawah kendali saya sebagai Presiden Amerika Serikat, untuk memastikan penggunaannya benar-benar memberikan manfaat bagi rakyat Venezuela dan Amerika Serikat," dia menambahkan.

Baca juga :
Lima Manfaat Kentang untuk Kesehatan yang Jarang Diketahui

Trump turut menyampaikan bahwa ia telah meminta Menteri Energi AS, Chris Wright, untuk segera melaksanakan rencana tersebut.

Baca juga :
Daftar Pemain Timnas U19 Indonesia untuk Piala AFF 2026

Menurut dia, minyak itu akan diangkut menggunakan kapal penyimpanan dan dikirim langsung ke dermaga-dermaga bongkar muat di Amerika Serikat.

"Terima kasih atas perhatian Anda terhadap masalah ini," ujar Presiden AS tersebut.

Baca juga :
Jelang Turnamen di Spanyol, Hector Souto Panggil 19 Pemain untuk TC Timnas

Sebelumnya pada Senin (5/1/2026), Trump menyatakan bahwa perusahaan-perusahaan minyak Amerika sangat tertarik untuk bekerja di Venezuela dan siap menanamkan investasi dalam infrastruktur negara tersebut.

Pada 3 Januari, Amerika Serikat melancarkan serangan besar terhadap Venezuela, menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro dan istrinya, Cilia Flores, serta membawa mereka ke New York.

Presiden AS Donald Trump mengumumkan bahwa Maduro dan Flores akan diadili atas dugaan keterlibatan dalam narko-terorisme dan dianggap sebagai ancaman, termasuk bagi Amerika Serikat.

Sumber: Sputnik

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Presiden AS Donald Trump Presiden Venezuela Minyak Venezuela