Presiden Venezuela Dijadwalkan Hadir di Pengadilan Federal New York pada Senin

M.Habib Saifullah | Senin, 05/01/2026 06:05 WIB


Presiden Venezuela Nicolas Maduro dijadwalkan hadir di pengadilan federal New York setelah ditangkap dalam operasi militer Amerika Serikat (AS) Presiden Venezuela Nicolas Maduro (Foto: AP Photo/Cristian Hernandez)

JAKARTA - Presiden Venezuela Nicolas Maduro dijadwalkan hadir di pengadilan federal New York pada Senin (5/1/2025) waktu setempat setelah ditangkap dalam operasi militer Amerika Serikat (AS) pada akhir pekan kemarin.

Istri Maduro, Cilia Flores, juga dijadwalkan hadir di pengadilan yang sama, menurut keterangan juru bicara Pengadilan Distrik Amerika Serikat untuk Distrik Selatan New York.

Dilansir dari Anadolu, Maduro dan Flores tiba di New York pada Sabtu (3/1) malam dan saat ini ditahan di Metropolitan Detention Center, Brooklyn.

Keduanya menghadapi dakwaan federal AS terkait dugaan perdagangan narkoba serta kerja sama dengan kelompok yang ditetapkan sebagai organisasi teroris.

Baca juga :
Hari Berbagi Nasional Diperingati Setiap 15 Juli, Ini Sejarahnya

Maduro membantah seluruh tuduhan tersebut. Sementara itu, sejumlah pejabat di ibu kota Venezuela, Caracas, menyerukan pembebasan pasangan tersebut.

Baca juga :
Profil Menteri PU Dody Hanggodo, Insinyur Perminyakan ITB yang Kini Disorot

Diberitakan sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Sabtu (3/1) merilis foto Presiden Venezuela Nicolas Maduro yang ditangkap pasukan AS tengah berada di atas kapal perang USS Iwo Jima.

Dalam foto tersebut, yang diunggah Trump di platform Truth Social miliknya, Maduro terlihat mengenakan setelan olahraga, matanya ditutup dan headphone terpasang di telinganya.

Baca juga :
Tata Cara Beli Emas Menurut Syariat Islam
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Presiden Venezuela Nicolas Maduro Pengadilan Federal