Banjir Sumatera, Tim Bagana GR Sempat Terjebak dan Hilang Selama Enam Hari

Aliyudin Sofyan | Sabtu, 06/12/2025 22:17 WIB


Tim Bagana GR mendapat banyak informasi secara langsung tentang kondisi lapangan dari Dr Yose Bencana banjir dan longsor menyerang sejumlah wilayah di Sumatera dan Aceh. Foto: sindonews

ACEH - Salah seorang pengurus Badan Penanggulangan Bencana Gerakan Rakyat (Bagana GR) Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) dan Aceh, Dr. Teuku Yose Mahmudin Akbar Sp BS dikabarkan sempat terjebak dan hilang hampir sepekan.

Demikian  dituturkan Wakil Ketua Bagana GR Pusat Prof. Dr. dr. Arlinda Sari Wahyuni M.Kes, yang juga menjabat Ketua Yayasan Rumah Dakwah Indonesia, melalui keterangannya, Sabtu (6/12/2025).

Guru Besar Univerias Sumatera Utara ini menuturkan, pada saat bencana banjir dan tanah longsor melanda wilayah Sumatera dan Aceh, khususnya di Tapanuli Tengah, Sibolga dan Padang Sidempuan Sumatera Utara pada Rabu (26/11/2025), Dr Yose hilang kontak. Pada saat itu ia sedang bertugas ke Medan.

“Tim Bagana GR baru mendapat kabar keberadaan Dr Yose pada Ahad (30/11/2025) sore. jadi sudah hampir enam hari kabar tentang keberadaan Dr Yose baru kami ketahui,” ungkap Dr Arlinda.

Baca juga :
JD Vance Mungkin Pimpin Lagi AS dalam Negosiasi Kedua dengan Iran

Namun diakui Dr Arlinda, dari kejadian tersebut ada hikmah yang luar biasa, sehingga Tim Bagana GR mendapat banyak informasi secara langsung tentang kondisi lapangan dari Dr Yose, khususnya di daerah Kuala Simpang, terutama di daerah Bukit Tempurung, warga masyarakat di sana belum tersentuh sama sekali dan banyak membutuhkan bantuan.

Baca juga :
Menko PM Ajak Puluhan Media Homeless Perkuat Kolaborasi untuk Pemberdayaan

“Kondisinya benar-benar terisolir, akses jalan terputus, jaringan komunikasi dan jaringan listrik juga terputus, sementara persedian makanan yang dimiliki masing-masing warga semakin hari semakin menipis,” ujarnya.

Mendapat informasi dan kondisi seperti itu, lanjut Dr Arlinda, Yayasan Roemah Dakwah Indonesia bersama Tim Bagana GR Sumbagut Aceh langsung bergerak.

Baca juga :
Wanti-wanti Legislator PDIP soal Pelaksanaan Haji di Tengah Konflik Timteng

“Selasa, 2 Desember 2025, kami mengirimkan bantuan dari Medan ke Bukit Tempurung dan Kuala Simpang, melalui Dr Yose. Kami menyiapkan segala kebutuhan, pernak-pernik, barang barang yang dibutuhkan warga masyarakat disana, seperti senter, bensin, genset, bahan-bahan makanan, termasuk makanan siap saji, makanan kering seperti mie instan,” tambah Dr Arlinda.

Menurut Dr Arlinda bahwa pengiriman Genset sangat diperlukan, mengingat daerah tersebut mengalami masalah dengan penerangan karena kondisi jaringan listrik ikut terdampak akibat bencana.

Di sisi lain, tambah Dr Arlinda, warga juga kesulitan untuk mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM), hal ini dikarenakan pasokan BBM ke wilayah tersebut terkendala akibat banyaknya jalan dan jembatan yang putus.

Sampai saat ini, Dr Yose bersama Yayasan Roemah Dakwah Indonesia dan Tim Bagana GR sudah mengirimkan bantuan ke beberapa lokasi di daerah Tapanuli Tengah, Sibolga dan Padang Sidempuan, berupa bahan-bahan makanan, seperti beras, mie instan, minyak, gula, dan yang lainnya.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Bagana GR Banjir Sumatera Teuku Yose Mahmudin