SPMA Pimpin Jajaran Top Losers Pekan Ini

Budi Wiryawan | Sabtu, 15/11/2025 18:35 WIB


Suparma (SPMA) anjlok 27,17 persen setara 100 poin menjadi Rp268 per helai dari Rp368 Ilustrasi IHSG (VOI)

JAKARTA - Perdagangan pekan ini periode 10-14 November 2025, Indeks harga saham gabungan (IHSG) berakhir terkoreksi hingga 0,29% turun ke level 8.370,43 dari posisi 8.394,59 pada pekan sebelumnya.

Aktivitas perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) justru melonjak signifikan hampir di seluruh indikator utama.

Ada lima saham dalam deretan top losers menjadi pengganjal indeks bergerak lebih impresif alias jadi pemberat.

Emiten milik Suparma (SPMA) anjlok 27,17 persen setara 100 poin menjadi Rp268 per helai dari Rp368.

Baca juga :
Kajati Jabar dan Kajari Subang Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Patimban

Berikut adalah deretan saham yang paling boncos pekan ini alias masuk jajaran Top Losers:

Baca juga :
Ketua DPR Harap RUU PPRT Dapat Akhiri Kekerasan-Diskriminasi terhadap PRT

1. Suparma (SPMA) anjlok 27,17 persen setara 100 poin menjadi Rp268 per helai dari Rp368.

2. Pembangunan Graha Lestari (PGLI) melorot 20 persen alias 98 poin menjadi Rp392 per saham dari Rp490.

Baca juga :
Mengenal Enam Rukun Haji yang Wajib Dipenuhi agar Ibadah Sah

3. Hotel Fitra (FITT) merosot 19,90 persen atau 190 poin menjadi Rp765 per saham atau Rp955.

4. Radana Finance (HDFA) menukik 15,54 persen alias 30 poin menjadi Rp163 per lembar dari Rp193.

5. SinergiMulti (SMLE) tergerus 13,82 persen atau 42 poin menjadi Rp262 per helai dari Rp304

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
IHSG Sepekan Top Losers Emiten Saham