BI Diminta Perjelas Dasar Penetapan Angka Pertumbuhan Ekonomi

Agus Mughni Muttaqin | Rabu, 12/11/2025 23:59 WIB


Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Dolfie O.F.P meminta penjelasan dasar dari pihak eksekutif termasuk BI saat mengungkap angka pertumbuhan ekonomi di Indonesia Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Dolfie O.F.P. Foto: dpr

JAKARTA - Wakil Ketua Komisi XI DPR RI Dolfie O.F.P meminta penjelasan dasar dari pihak eksekutif termasuk Bank Indonesia (BI) saat mengungkap angka pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Sebab, pertumbuhan ekonomi dan angka itu kerap disampaikan secara beragam.

Permintaan itu Dolfie sampaikan dalam rapat kerja (raker) dengan Gubernur BI Perry Warjiyo di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (12/11).

"Akhir-akhir ini gampang sekali menyebutkan pertumbuhan ekonomi 5,3, 5,4, 5,5, 6 persen dan sebagainya, mumpung kita sedang rapat dengan BI, asumsi 5,3 persen tahun 2026 ini tolong angka-angkanya, Pak. Sumbernya dari mana," kata Dolfie dalam raker tersebut.

Dolfie mengatakan penting bagi pihak pemerintah, termasuk BI menyampaikan dasar mengungkap angka pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Terlebih, angka pertumbuhan ekonomi yang diungkap seperti tak sesuai dengan kondisi lapangan.

Baca juga :
Menko PM Ajak Puluhan Media Homeless Perkuat Kolaborasi untuk Pemberdayaan

"Begitu mudahnya kita menyebut angka pertumbuhan ekonomi yang kita rasakan dengan situasi ekonominya, kok, enggak klop, sehingga ini angka-angka dari mana, mumpung ini dalam pembahasan," ujarnya.

Baca juga :
Wanti-wanti Legislator PDIP soal Pelaksanaan Haji di Tengah Konflik Timteng

Dolfie meminta BI bisa menyampaikan data untuk mengungkap pertumbuhan ekonomi secara tertulis dan disampaikan saat rapat Panja.

"Jadi nanti dalam pembahasan dalam Panja, ini angka datang dari mana itu dituliskan, Pak, sehingga kita bisa mengecek dari sisi produksi dan konsumsi, dari sisi lapangan usaha misalnya, sektor pertanian," kata dia.

Baca juga :
MPR Gandeng UII Dorong Penguatan Kajian Konstitusi dan Sosialisasi Empat Pilar

Sebelumnya, BI menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 sebesar 5,3 persen dalam Rencana Anggaran Tahunan Bank Indonesia (RATBI) 2026. Target itu lebih rendah dari target pemerintah dalam APBN 2026 sekitar 5,4 persen.

Perry dalam rapat mengaku bakal menyampaikan data yang membuat BI bisa mengungkap pertumbuhan ekonomi sebesar 5,3 persen.

"Sesuai arahan Pak Dolfie kami akan sampaikan dasar kami menghitung, termasuk data dari BPS," kata Perry dalam rapat.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Info DPR Dolfie PDIP Bank Indonesia Pertumbuhan Ekonomi Indonesia