5 Permainan Tradisional Sunda yang Masih Ada Sampai Sekarang

Vaza Diva | Selasa, 02/09/2025 11:45 WIB


Berikut beberapa permainan tradisional Sunda yang masih eksis hingga saat ini Ilustrasi - permainan Engklek (Foto: kompas)

JAKARTA - Di tengah gempuran teknologi dan permainan digital modern, sejumlah permainan tradisional Sunda masih bertahan dan dimainkan oleh anak-anak maupun komunitas budaya di berbagai daerah di Jawa Barat. Keberadaan permainan ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga bagian penting dari pelestarian warisan budaya lokal.

Permainan tradisional Sunda mencerminkan kearifan lokal masyarakat Jawa Barat yang erat dengan nilai-nilai kebersamaan, kejujuran, dan ketangkasan. Beberapa di antaranya masih cukup populer, terutama di wilayah pedesaan atau dalam kegiatan budaya di sekolah dan sanggar.

Berikut beberapa permainan tradisional Sunda yang masih eksis hingga saat ini:

1. Engklek

Baca juga :
Perubahan Iklim Ancam Produksi Padi, Indonesia dan Malaysia Berisiko Paling Terdampak

Permainan melompati kotak-kotak yang digambar di tanah ini masih sering dimainkan oleh anak-anak, terutama saat jam istirahat di sekolah dasar. Selain melatih keseimbangan, engklek juga menumbuhkan rasa sportivitas.

Baca juga :
Kemendikdasmen Selesaikan Revitalisasi 349 Sekolah di Sumbar

2. Galah Asin

Dikenal juga sebagai gobak sodor di daerah lain, galah asin mengandalkan strategi dan kekompakan tim. Permainan ini kerap dimainkan saat kegiatan perkemahan atau acara 17 Agustus.

Baca juga :
Menko Pangan Zulhas SPPG Diingatkan Wajib Serap Produk Pangan Desa

3. Congklak (Dakon)

Permainan mengatur biji-bijian di papan berlubang ini tidak hanya menghibur, tetapi juga melatih kecerdasan berhitung. Banyak komunitas budaya di Bandung dan Garut yang mengajarkan permainan ini kepada generasi muda.

4. Egrang

Menggunakan dua batang bambu panjang, pemain harus berjalan seimbang di atasnya. Selain melatih kekuatan fisik dan keseimbangan, egrang juga menjadi atraksi dalam berbagai festival budaya.

5. Ucing Sumput (Petak Umpet) dan Ucing Kup (Polisi-Pencuri)

Kedua permainan ini masih populer di kalangan anak-anak di perkampungan, karena tidak membutuhkan alat khusus dan bisa dimainkan bersama teman-teman sebaya.

 

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Permainan Tradisional Sunda Tradisi