Beberapa Jam Usai KTT Washington, Rusia Bombardir Kota-kota di Ukraina

Yati Maulana | Rabu, 20/08/2025 11:05 WIB


Beberapa Jam Usai KTT Washington, Rusia Bombardir Kota-kota di Ukraina Tampilan drone menunjukkan asap mengepul dari bangunan yang rusak, di lokasi sebuah gedung apartemen yang terkena serangan pesawat nirawak Rusia, di Kharkiv, Ukraina, 18 Agustus 2025. Foto via Reuters

KYIV - Rusia menyerang kota Kremenchuk di Ukraina tengah semalam, meninggalkan kepulan asap tebal yang membumbung di atas kota tersebut dalam sebuah serangan yang disebut oleh wali kota setempat sebagai tanda bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin tidak menginginkan perdamaian.

Pemboman di kota tersebut serta lokasi lain di Ukraina merupakan yang terbesar yang dilakukan Rusia sejauh ini pada bulan Agustus, menurut angkatan udara Ukraina. Peristiwa ini menyusul pertemuan Donald Trump dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy dan para pemimpin Eropa di Washington pada hari Senin, ketika presiden AS tersebut berupaya mengakhiri perang Rusia di Ukraina.

Moskow meluncurkan 270 drone dan 10 rudal, kata angkatan udara Ukraina. Meskipun mengatakan telah menembak jatuh 230 drone, mereka mengatakan 16 lokasi terkena serangan.

"Sementara kerja keras untuk memajukan perdamaian sedang berlangsung di Washington. Moskow terus melakukan hal yang sebaliknya: lebih banyak serangan dan penghancuran," tulis Menteri Luar Negeri Ukraina Andrii Sybiha di X.

Baca juga :
Menko Pangan Zulhas SPPG Diingatkan Wajib Serap Produk Pangan Desa

Gubernur wilayah Poltava, tempat Kremenchuk berada, mengatakan tidak ada korban jiwa tetapi hampir 1.500 rumah tangga kehilangan listrik.

Baca juga :
Lestari Moerdijat Sebut Guru Perempuan Tentukan Arah Pembangunan Bangsa

Kementerian Energi mengatakan fasilitas energi terkena serangan tersebut, yang mengakibatkan kerusakan dan kebakaran besar.

Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan pasukannya menyerang kilang minyak yang memasok militer Ukraina. Kremenchuk merupakan lokasi kilang besar, meskipun kementerian tidak menyebutkan apakah kilang tersebut yang diserang.

Baca juga :
Kemenko PM Bangun Sistem Pelindungan PMI Berbasis Desa di Lampung Timur

Para pejabat Rusia juga mengatakan serangan pesawat nirawak Ukraina semalam menyebabkan kebakaran di kilang minyak dan atap rumah sakit di wilayah Volgograd.
Kedua belah pihak telah menyerang infrastruktur, termasuk fasilitas minyak di wilayah masing-masing.

"Sekali lagi, dunia telah melihat bahwa Putin tidak menginginkan perdamaian — ia ingin menghancurkan Ukraina," kata Wali Kota Kremenchuk, Vitalii Maletskyi.

Sebuah foto yang diunggah oleh wali kota menunjukkan gumpalan asap hitam yang besar mengepul ke atas dan membumbung di langit.

Maletskyi mengatakan puluhan ledakan mengguncang kota, menargetkan infrastruktur energi dan transportasi. Ia memperingatkan penduduk setempat untuk tidak mendekati atau menyentuh bom curah yang belum meledak dari rudal Rusia yang ditemukan di kota itu.

Serangan pesawat nirawak Rusia pada Selasa pagi di wilayah Chernihiv, Ukraina, juga merusak infrastruktur. Pejabat energi setempat mengatakan lebih dari 30.000 rumah tangga kehilangan listrik.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Rusia Ukraina Formula Perdamaian Serangan Terbaru