Anggap Berisiko bagi Keamanan Nasional, AS Hentikan Visa Warga Gaza

| Minggu, 17/08/2025 20:05 WIB


Anggap Berisiko bagi Keamanan Nasional, AS Hentikan Visa Warga Gaza Warga Palestina berjalan di tengah asap mengepul di kejauhan, menyusul serangan Israel, di Khan Younis, Jalur Gaza selatan, 14 Agustus 2025. REUTERS

WASHINGTON - Departemen Luar Negeri AS pada hari Sabtu mengatakan akan menghentikan semua visa kunjungan bagi individu dari Gaza sementara mereka melakukan peninjauan "yang menyeluruh dan menyeluruh".

Departemen tersebut mengatakan "sejumlah kecil" visa medis-kemanusiaan sementara telah dikeluarkan dalam beberapa hari terakhir, tetapi tidak memberikan angka pastinya.

AS menerbitkan lebih dari 3.800 visa pengunjung B1/B2, yang mengizinkan warga negara asing untuk berobat di Amerika Serikat, kepada pemegang dokumen perjalanan Otoritas Palestina, menurut analisis data bulanan yang tersedia di situs web departemen tersebut. Angka tersebut mencakup 640 visa yang diterbitkan pada bulan Mei.

Langkah Departemen Luar Negeri untuk menghentikan visa pengunjung bagi orang-orang dari Gaza muncul setelah Laura Loomer, seorang aktivis sayap kanan dan sekutu Presiden Donald Trump, mengatakan di media sosial pada hari Jumat bahwa "pengungsi" Palestina telah memasuki AS bulan ini.

Baca juga :
Jelang Turnamen di Spanyol, Hector Souto Panggil 19 Pemain untuk TC Timnas

Pernyataan Loomer memicu kemarahan di antara beberapa anggota Partai Republik, dengan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat AS Chip Roy dari Texas mengatakan ia akan menyelidiki masalah ini dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Randy Fine dari Florida menggambarkannya sebagai "risiko keamanan nasional".

Baca juga :
Enrique Sebut PSG Lebih Termotivasi Pertahankan Gelar Liga Champions

Gaza telah hancur akibat perang yang dipicu pada 7 Oktober 2023, ketika kelompok militan Palestina Hamas melancarkan serangan terhadap Israel, menewaskan 1.200 orang dan menyandera 251 orang, menurut data Israel.

Serangan Israel terhadap Hamas di Gaza sejak saat itu telah menewaskan lebih dari 61.000 warga Palestina, menurut pejabat kesehatan setempat.

Baca juga :
Pelatih Arsenal Siap Cetak Sejarah Baru di Liga Champions

AS belum mengindikasikan akan menerima warga Palestina yang mengungsi akibat perang. Namun, beberapa sumber mengatakan kepada Reuters bahwa Sudan Selatan dan Israel sedang membahas rencana untuk memukimkan kembali warga Palestina.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Israel Palestina AS hentikan Visa Warga Gaza