Prabowo Sebut Demokrasi Indonesia Diakui Dunia Berkat Transisi Mulus Jokowi

Agus Mughni Muttaqin | Jum'at, 15/08/2025 13:27 WIB


Prabowo Sebut Demokrasi Indonesia Diakui Dunia Berkat Transisi Mulus Jokowi Presiden Prabowo Subianto saat berpidato dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI, di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Jumat (Foto: Ist/Katakini)

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mengatakan bahwa demokrasi Indonesia matang dan kuat, karena transisi kepemimpinan yang mulus.

Hal tersebut Prabowo sampaikan saat pidato pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RIdan DPD RI dalam rangka HUT ke-80 Kemerdekaan RI, di Gedung Nusantara, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (15/8).

Prabowo melanjutkan, transisi nasional dari Presiden Joko Widodo ke dirinya berjalan dalam semangat persatuan, penuh kehormatan, dan kedewasaan politik. Ia mengatakan transisi tersebut diakui dan diidamkan oleh banyak pemimpin negara di dunia.

"Peralihan kepemimpinan yang diakui dunia sebagai peralihan yang lancar dan sangat baik adalah bukti bahwa demokrasi kita matang dan kuat. Tidak semua negara mampu melaksanakan transisi kepemimpinan dengan baik dan lancar seperti kita," kata Prabowo.

Baca juga :
Menko PM Ajak Puluhan Media Homeless Perkuat Kolaborasi untuk Pemberdayaan

"Ketika saya berada di luar negeri, banyak pemimpin negara sahabat bertanya kepada saya: How did you do it? How did Indonesia manage? Saya sampaikan ke mereka, kita berhasil karena kita menganut demokrasi khas Indonesia," tutur Prabowo.

Baca juga :
Wanti-wanti Legislator PDIP soal Pelaksanaan Haji di Tengah Konflik Timteng

Lebih lanjut, Prabowo mengatakan bahwa demokrasi Indonesia merupakan demokrasi yang sejuk. Demokrasi yang mempersatukan; bukan demokrasi yang saling gontok-gontokan, saling menjatuhkan, saling memaki. Bukan pula demokrasi yang saling membenci.

"Inilah yang harus kita pegang teguh: Demokrasi warisan nenek moyang kita adalah demokrasi yang sesuai dengan budaya kita. Budaya kekeluargaan, budaya gotong royong, budaya saling mengisi, budaya saling mendukung," kata Prabowo.

Baca juga :
MPR Gandeng UII Dorong Penguatan Kajian Konstitusi dan Sosialisasi Empat Pilar

Sebagai informasi tambahan, pidato tersebut merupakan pidato perdana Presiden Prabowo dalam Sidang Tahunan MPR. Pidato tersebut juga menandai 299 hari kepemimpinannya.

"Hari ini 299 hari yang lalu, saya berdiri di sini dan diambil sumpah oleh MPR, di hadapan wakil-wakil rakyat Indonesia dan Tuhan Yang Maha Esa, bersama Wakil Presiden saya Saudara Gibran Rakabuming Raka. Dan di hari yang khidmat ini, saya kembali berdiri di hadapan rakyat Indonesia dan wakil-wakil rakyat Indonesia untuk menyampaikan laporan kerja Pemerintahan yang saya pimpin dan Lembaga-Lembaga Negara," kata Prabowo.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Presiden Prabowo Subianto Demokrasi Indonesia Joko Widodo Transisi