Deposisi Tatap Muka, Blake Lively Raih Kemenangan Hukum Besar dalam Kasus Justin Baldoni

| Senin, 11/08/2025 11:30 WIB


Deposisi Tatap Muka, Blake Lively Raih Kemenangan Hukum Besar dalam Kasus Justin Baldoni
  Deposisi Tatap Muka, Blake Lively Raih Kemenangan Hukum Besar dalam Kasus Justin Baldoni. (FOTO: HO/VARIETY)

JAKARTA - Blake Lively baru saja meraih kemenangan besar dalam pertarungan hukumnya yang sedang berlangsung dengan lawan main dan sutradara "It Ends With Us", Justin Baldoni.

Dikutip dari Page Six, bahwa hakim federal yang memimpin kasus tersebut pada hari Jumat (8/8/2025) mengabulkan usulan aktris tersebut untuk menghapus transkrip deposisinya dari berkas.

Minggu lalu, Blake Lively didepak dari kantor pengacaranya di New York City, tempat pengacara Justin Baldoni menyelidikinya terkait tuduhan pelecehan seksual yang diajukannya terhadap klien mereka dalam gugatan federal.

Mereka juga mendesaknya terkait tuduhan bahwa sang direktur melancarkan kampanye hitam terhadapnya.

Baca juga :
Pelatih Arsenal Siap Cetak Sejarah Baru di Liga Champions

Justin Baldoni (41) hadir dalam deposisi tersebut. Pengacara Blake Lively berargumen dalam mosi tersebut bahwa pengacara aktor tersebut dan perusahaannya, Wayfarer Studios, yang memproduksi film mantan lawan mainnya di tahun 2024, mengunggah deposisi alumni "Gossip Girl" tersebut ke berkas publik tanpa "alasan hukum yang masuk akal untuk melakukannya" kecuali "sebagai bahan kampanye media para Terdakwa Wayfarer."

Baca juga :
Jelang Final Liga Champions, Dembele Sebut Dirinya 100 Persen Fit

Hakim Lewis J. Liman setuju, dan memutuskan pada hari Jumat, “Penyitaan seluruh deposisi hampir 300 halaman oleh Pihak Wayfarer — setelah hanya mengutip dua halamannya dalam Surat — tidak memiliki tujuan litigasi yang tepat dan malah tampaknya dimaksudkan untuk membebani Blake Lively (dan sebagai akibatnya, Pengadilan) dan untuk mengundang spekulasi dan skandal publik.”

Liman melanjutkan dengan mengatakan bahwa "Pihak Wayfarer bahkan tidak mencoba berargumen bahwa seluruh deposisi itu relevan. Mereka juga tidak bisa."

Baca juga :
IMF dan Bank Dunia Peringatkan Dampak Krisis dari Selat Hormuz

Liman juga mengkritik “jumlah halaman yang tidak relevan” yang diajukan, dan menyatakan bahwa jika Lively, 37 tahun, meminta agar halaman-halaman tersebut disegel, maka Pihak Wayfarer dapat menggunakan tanggapannya “untuk tujuan hubungan masyarakat mereka sendiri.”

Ia menekankan bahwa “Pengadilan tidak hanya memiliki kewenangan tetapi juga tanggung jawab untuk turun tangan.”

Blake Lively menggugat Justin Baldoni atas dugaan pelecehan seksual yang dilakukannya di lokasi syuting "It Ends With Us". Ia juga menggugat humas Justin Baldoni atas dugaan mendalangi kampanye hitam yang selanjutnya ditujukan kepadanya.

Justin Baldoni, yang membantah tuduhan tersebut, menggugat balik Lively dan suaminya, Ryan Reynolds, atas tuduhan pencemaran nama baik dan pemerasan. Namun, gugatannya ditolak pada bulan Juni.

Blake Lively dan Justin Baldoni diperkirakan akan bersaksi saat kasusnya disidangkan pada Maret 2026. (*)

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Blake Lively Justin Baldoni pelecehan seksual deposisi