Sebut Bankir Sebagai `Shylock` atau Pemberi Pinjaman Tak Bermoral, Trump Dikritik

Yati Maulana | Senin, 07/07/2025 15:05 WIB


Sebut Bankir Sebagai `Shylock` atau Pemberi Pinjaman Tak Bermoral, Trump Dikritik Presiden AS Donald Trump berbicara kepada awak media di dalam Air Force One dalam perjalanan ke New Jersey, AS, 4 Juli 2025. REUTERS

WASHINGTON - Presiden AS Donald Trump menuai kritik karena menggunakan istilah antisemit "Shylock" untuk menggambarkan sejumlah bankir selama pidatonya tentang undang-undang pemotongan pajak dan pengeluaran yang baru saja disahkan Kongres.

"Pikirkan itu: Tidak ada pajak kematian. Tidak ada pajak warisan. Tidak ada pergi ke bank dan meminjam dari, dalam beberapa kasus, bankir yang baik - dan dalam beberapa kasus, Shylocks dan orang jahat," katanya dalam sambutannya di Iowa pada Kamis malam.

Shylock adalah seorang pemberi pinjaman uang Yahudi yang tidak bermoral dalam drama Shakespeare abad ke-16 "The Merchant of Venice" dan istilah tersebut, kependekan dari rentenir, telah lama dianggap menyinggung. "Istilah `Shylock` membangkitkan kiasan antisemit yang sudah ada sejak berabad-abad lalu tentang orang Yahudi dan keserakahan yang sangat menyinggung dan berbahaya," kata Anti-Defamation League dalam sebuah pernyataan.

"Penggunaan istilah tersebut oleh Presiden Trump sangat meresahkan dan tidak bertanggung jawab." Perwakilan AS Dan Goldman dari New York, seorang Demokrat Yahudi, berkata, "Ini adalah antisemitisme yang terang-terangan dan keji, dan Trump tahu persis apa yang dia lakukan."

Baca juga :
Disney PHK 1.000 Karyawan, Ini Alasannya

Ketika ditanya tentang penggunaan istilah itu saat kembali ke Washington, Trump berkata dia tidak tahu konotasinya.

Baca juga :
8 Dampak Ikan Sapu-Sapu terhadap Ekosistem Perairan

"Tidak, saya tidak pernah mendengarnya seperti itu. Menjadi Shylock berarti seseorang yang, katakanlah, seorang pemberi pinjaman uang dengan bunga tinggi," katanya kepada wartawan di Air Force One. "Saya tidak pernah mendengarnya seperti itu. Anda melihatnya secara berbeda dari saya. Saya tidak pernah mendengarnya seperti itu."

Baca juga :
Hukum Langsung Salat Setelah Mandi Junub Tanpa Wudhu
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Donald Trump Pemotongan Pajak Dikritik Bankir