Minta Lebih Banyak Rudal, Zelenskiy Bertemu Trump saat Rusia Menyerang

Yati Maulana | Jum'at, 04/07/2025 23:30 WIB


Minta Lebih Banyak Rudal, Zelenskiy Bertemu Trump saat Rusia Menyerang Presiden AS Donald Trump dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy menghadiri pertemuan di sela-sela KTT NATO di Den Haag, Belanda 25 Juni 2025. Handout via REUTERS

KYIV - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy mengatakan dia bahas pertahanan udara dalam percakapan dengan Presiden AS Donald Trump di Jumat, dan setuju untuk bekerja meningkatkan kemampuan Kyiv untuk "mempertahankan langit" saat serangan Rusia meningkat.

Ia menambahkan dalam akunnya di Telegram bahwa ia membahas produksi pertahanan bersama, serta pembelian dan investasi bersama dengan pemimpin AS.

Ukraina telah meminta Washington untuk menjual lebih banyak rudal dan sistem Patriot yang dianggapnya sebagai kunci untuk mempertahankan kota-kotanya dari serangan udara Rusia yang semakin intensif.

Keputusan Washington untuk menghentikan beberapa pengiriman senjata ke Ukraina memicu peringatan oleh Kyiv bahwa tindakan tersebut akan melemahkan kemampuannya untuk mempertahankan diri dari serangan udara Rusia dan kemajuan medan perang. Jerman mengatakan sedang dalam pembicaraan untuk membeli sistem pertahanan udara Patriot untuk menjembatani kesenjangan tersebut.

Baca juga :
MUI Minta Wacana War Tiket Haji Dikaji Lebih Mendalam

Percakapan tersebut terjadi sehari setelah Trump mengatakan bahwa ia mengalami panggilan telepon yang mengecewakan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Baca juga :
Allano Jadi MVP Lawan Persebaya, Sebut Ini Hasil Kerja Keras Seluruh Tim

Rusia menggempur Kyiv dengan serangan pesawat nirawak terbesar dalam perang di ibu kota, beberapa jam setelah percakapan Trump dengan Putin pada hari Kamis.

Zelenskiy menyebut serangan itu "sengaja dilakukan secara besar-besaran dan sinis." Trump berbicara dengan Kanselir Jerman Friedrich Merz pada hari Kamis, menurut majalah Spiegel, mengutip sumber-sumber pemerintah. Kedua pemimpin membahas situasi di Ukraina, termasuk memperkuat pertahanan udaranya, serta masalah perdagangan, Spiegel melaporkan pada hari Jumat.

Baca juga :
Baleg DPR Soroti Putusan MK, Hanya BPK yang Berwenang Hitung Kerugian Negara
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Presiden Ukraina Cari Dukungan Trump Amerika