6 Dampak Buruk Kurang Minum Air Putih

M. Habib Saifullah | Senin, 19/05/2025 18:05 WIB


Kekurangan asupan cairan ini dapat menyebabkan dehidrasi ringan hingga berat, dan berdampak langsung terhadap kesehatan tubuh dalam jangka pendek maupun panjang Minum air putih (FOTO: SHUTTERSTOCK)

Jakarta, Katakini.com - Air putih merupakan elemen vital bagi kehidupan manusia. Sekitar 60–70 persen komposisi tubuh manusia terdiri dari air, yang berfungsi untuk menjaga suhu tubuh, melancarkan peredaran darah, membantu proses pencernaan, hingga mendukung kinerja organ-organ penting seperti ginjal dan otak.

Melansir dari berbagai sumber, kebutuhan cairan orang dewasa rata-rata sekitar dua liter per hari, atau setara dengan delapan gelas air putih.

Kekurangan asupan cairan ini dapat menyebabkan dehidrasi ringan hingga berat, dan berdampak langsung terhadap kesehatan tubuh dalam jangka pendek maupun panjang.

Tak hanya memicu rasa haus, kurang minum air putih bisa memengaruhi kinerja tubuh secara keseluruhan.

Baca juga :
Perubahan Iklim Ancam Produksi Padi, Indonesia dan Malaysia Berisiko Paling Terdampak

Berikut ini enam efek buruk yang dapat timbul akibat kekurangan konsumsi air putih:

Baca juga :
Kemendikdasmen Selesaikan Revitalisasi 349 Sekolah di Sumbar

1. Gangguan Fungsi Ginjal

Air putih berperan penting dalam proses filtrasi limbah oleh ginjal. Jika tubuh kekurangan cairan, kerja ginjal menjadi lebih berat dalam menyaring zat sisa.

Baca juga :
Menko Pangan Zulhas SPPG Diingatkan Wajib Serap Produk Pangan Desa

Dalam jangka panjang, ini dapat meningkatkan risiko terbentuknya batu ginjal atau bahkan gangguan ginjal kronis.

2. Konstipasi atau Sembelit

Kurang minum air membuat saluran pencernaan tidak memiliki cukup cairan untuk melunakkan feses. Akibatnya, sisa makanan menjadi keras dan sulit dikeluarkan, menyebabkan sembelit yang bisa menimbulkan rasa nyeri dan tidak nyaman pada perut.

3. Gangguan Konsentrasi dan Fungsi Otak

Otak sangat sensitif terhadap keseimbangan cairan. Saat dehidrasi, fungsi kognitif seperti konsentrasi, memori jangka pendek, hingga suasana hati bisa terganggu. Dalam beberapa kasus, dehidrasi dapat menyebabkan sakit kepala dan kelelahan ekstrem.

4. Kulit Kering dan Kusam

Kecukupan cairan penting untuk menjaga elastisitas dan kelembapan kulit. Bila tubuh kekurangan air, kulit akan terlihat lebih kering, kusam, dan mudah mengalami iritasi. Bahkan, dalam jangka panjang bisa mempercepat munculnya kerutan.

5. Tekanan Darah Menurun

Air membantu menjaga volume darah tetap stabil. Saat tubuh kekurangan cairan, tekanan darah bisa menurun drastis yang menyebabkan pusing, lemas, bahkan pingsan. Kondisi ini berbahaya terutama bagi lansia dan penderita penyakit jantung.

6. Nafas Tidak Segar

Kekurangan air dapat mengurangi produksi air liur yang berfungsi menjaga kelembapan rongga mulut. Ketika mulut menjadi kering, bakteri mudah berkembang biak dan menyebabkan bau mulut yang tidak sedap.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Air Putih Dehidrasi Kesehatan