Menteri Ekraf Siap Bantu Sukseskan Film Foufo

M. Habib Saifullah | Jum'at, 09/05/2025 14:05 WIB


Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf) menyelenggarakan pertemuan lanjutan dengan sutradara film beserta para pemain Foufo, di Gedung Autograph, Jakarta Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf) Teuku Riefky dalam pertemuan lanjutan dengan sutradara film beserta para pemain Foufo, di Gedung Autograph, Jakarta (Foto: Kementerian Ekraf)

Jakarta, Katakini.com - Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf) menyelenggarakan pertemuan lanjutan dengan sutradara film beserta para pemain Foufo, di Gedung Autograph, Jakarta, Kamis (8/5/3035).

Menteri Ekraf Teuku Riefky mengatakan, Kementerian Ekraf berkomitmen mendukung penuh pengembangan film-film berkualitas sebagai bentuk kerja nyata pemerintah dalam penguatan ekosistem kreatif di Indonesia.

"Kami siap mendukung proses film ini dengan memberikan bantuan teknis dan sumber daya yang diperlukan, sehingga film Foufo dapat menjadi salah satu film yang paling sukses di Indonesia," Menteri Ekraf.

Dalam pertemuan kali ini, Kedua pihak membahas rencana kolaborasi mengembangkan ekonomi kreatif melalui pengembangan potensi Madura dan pengenalan cendera mata khas daerah lewat film Foufo.

Baca juga :
Berbagai Dampak Buruk Sering Begadang untuk Kesehatan Otak Anda

"Pertemuan ini adalah kesempatan baik. Kami percaya bahwa kerja sama ini dapat membawa dampak positif bagi industri kreatif di Indonesia dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap warisan budaya lokal," ujar Menteri Ekraf Teuku Riefky.

Baca juga :
Polda Banten Tindak Penyelewengan LPG Subsidi, Pertamina Patra Niaga Apresiasi

Setelah pertemuan sebelumnya pada 2 Mei 2025, Menteri Ekraf Teuku Riefky menyambut baik pertemuan hari ini. Menteri Ekraf Teuku Riefky mengatakan bahwa Kementerian Ekraf dan Skak Studios memiliki misi yang sama, yaitu mendorong ekonomi kreatif, sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi yang dimulai dari daerah.

"Foufo sangat menarik karena film ini menawarkan pendekatan yang berbeda dalam perfilman Indonesia dengan mengangkat budaya Madura dan menggabungkan berbagai subsektor kreatif, seperti teknologi, animasi, kuliner, dan brand lokal, sehingga dapat menjadi contoh bagi penggiat ekonomi kreatif lainnya di daerah," kata Menteri Ekraf.

Baca juga :
Profil dan Biografi Singkat 13 Tokoh Pendiri PMII

Menteri Ekraf Teuku Riefky juga menyebutkan, film Foufo dapat menjadi katalisator bagi pertumbuhan ekonomi kreatif di Indonesia, dengan menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan pendapatan masyarakat lokal melalui sektor-sektor seperti industri kuliner, fesyen, dan jenama lokal lainnya.

Film Foufo juga diharapkan dapat memberikan dampak positif, seperti meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap budaya dan produk lokal Madura. Film Foufo rencananya memulai syuting perdana pada 24 Mei 2025 dengan target penayangan pada tahun ini juga.

Sementara itu Sutradara Film Foufo sekaligus Founder Skak Studios, Bayu Skak, berterima kasih atas dukungan dan kerja nyata Kementerian Ekraf terhadap film yang sangat spesial bagi dirinya.

Melalui kolaborasi ini, Skak Studios dapat memperkenalkan keunikan budaya Madura kepada publik yang lebih luas, sehingga dapat memperkaya khazanah budaya Indonesia.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Kementerian Ekraf Film Foufo Teuku Riefky Bayu Skak