Wamendikdasmen Sambut Baik Gerakan Sekolah Bersih, Jaga Kelestarian Alam

Agus Mughni Muttaqin | Minggu, 16/03/2025 14:57 WIB


Wamen Atip menyoroti tentang sebuah perilaku manusia kepada alam. Ia menilai bahwa kerusakan alam disebabkan bukan karena alam itu sendiri, melainkan karena perbuatan manusia. Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) Atip Latipulhayat memberi sambutan pada Hari Peduli Sampah Nasional, di Universitas Lambung Mangkurat, Kalimantan Selatan, Sabtu (Foto: Ist/Humas Kemendikdasmen)

JAKARTA - Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Atip Latipulhayat, mengatakan bahwa pihaknya menyambut baik Gerakan Sekolah Bersih guna menjaga kelestarian alam. 

Hal tersebut disampaikan Wamendikdasmen pada Hari Peduli Sampah Nasional, di Universitas Lambung Mangkurat, Kalimantan Selatan, Sabtu (15/3).

Kemendikdasmen tidak hanya memiliki perhatian terhadap lingkungan hidup, namun kami berkomitmen untuk bersama-sama bertanggung jawab serta menanggulangi isu lingkungan tersebut,” kata Wamen Atip melalui siaran pers diterima di Jakarta, pada Minggu (16/3).

Selanjutnya, Wamen Atip menyoroti tentang sebuah perilaku manusia kepada alam. Ia menilai bahwa kerusakan alam disebabkan bukan karena alam itu sendiri, melainkan karena perbuatan manusia.

Baca juga :
Jumlah Jemaah Haji 2026 Sentuh Angka 1,7 Juta Orang

“Dalam Quran surat Ar Rum ayat 41 dijelaskan bahwa kerusakan di muka bumi, baik di darat dan laut, adalah disebabkan oleh tangan-tangan jahil manusia. Oleh karena itu, kita harus sadar betul dampak dari perbuatan kita sendiri terhadap alam di muka bumi,” tuturnya.

Baca juga :
Iran Beri Hak Istimewa untuk Rusia dan China di Selat Hormuz

Bersamaan dengan itu, untuk menjaga ekosistem dan kelestarian alam, kata Wamen Atip, Kemendikdasmen telah mencanangkan Gerakan Sekolah Bersih. Diungkap oleh Wamen Atip bahwa gerakan ini memiliki semangat “Sekolah Bersih” yang bukan hanya sekadar slogan.

“Lebih dari itu, gerakan ini bermula dari kebiasaan para peserta didik dalam menjaga alam mulai dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah,” ujarnya.

Baca juga :
PBB Sebut Serangan Israel di Lebanon Hambat Penyaluran Bantuan

Wamen Atip menegaskan bahwa Kemendikdasmen siap menyambut dan juga siap bekerja sama dalam menjalankan gerakan lingkungan yang bersih, termasuk dari sampah-sampah.

“Walaupun gerakan ini tidak masuk dalam kurikulum di sekolah, gerakan ini akan menjadi sebuah pembiasaan baik untuk para peserta didik di Indonesia,” tutup Wamen Atip.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Kemendikdasmen Gerakan Sekolah Bersih Kelestarian Alam Atip Latipulhayat