Arkeolog Belanda Temukan Sepatu Kayu Langka Berusia 500 Tahun

| Sabtu, 28/12/2024 05:05 WIB


Arkeolog Belanda Temukan Sepatu Kayu Langka Berusia 500 Tahun Arkeolog Silke Lange dan seorang rekan kerja menangani bakiak Belanda abad ke-16, di sebuah laboratorium di Zaandam, Belanda, 20 Desember 2024. REUTERS

AMSTERDAM - Orang Belanda dikenal di seluruh dunia karena sepatu kayu mereka. Tetapi penemuan langka baru-baru ini berupa sepatu berusia 500 tahun di kota Alkmaar telah menunjukkan betapa luasnya penggunaan sepatu tersebut dulu.

"Sepatu itu ditemukan di sebuah lubang pembuangan di lingkungan perkotaan. Jadi ini sangat istimewa, karena dengan sepatu kayu, Anda selalu membayangkan petani menggunakan sepatu kayu selama bekerja," kata arkeolog Silke Lange kepada Reuters.

"Tetapi sebenarnya ini ditemukan dalam konteks perkotaan. Mereka menggunakan alas kaki jenis ini untuk penggunaan sehari-hari."

Sepatu kayu itu ditemukan di tangki septik yang ditemukan bulan lalu selama pembangunan wadah limbah bawah tanah di Alkmaar, sekitar 30 km (18,6 mil) barat laut Amsterdam.

Baca juga :
Hari Kentang Sedunia 30 Mei: Ini Sejarah dan Tujuan Peringatannya

Menurut para arkeolog, lubang pembuangan limbah itu digunakan sebagai toilet dan tempat pembuangan limbah dari sekitar tahun 1450 hingga 1558.

Baca juga :
AS Sita Aset Kripto Iran Senilai 1 Miliar Dolar AS

Bakiak itu, berukuran 36 untuk Eropa (ukuran 3,5 untuk Inggris), diperkirakan dibuat pada akhir abad ke-15 atau awal abad ke-16.

Ini adalah yang pertama kali ditemukan di Belanda yang terbuat dari kayu birch, dan salah satu dari hanya 44 sepatu kayu yang pernah ditemukan selama penggalian di Belanda dan Belgia.

Baca juga :
Sambut HUT Jakarta ke-499, Masuk Ancol Gratis Sore-Malam Mulai 8 Juni 2026
Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Arkeolog Belanda Sepatu Kayu Langka Lima Abad