Heboh Anggur Muscat Berbahaya, Bapanas: 90 Persen Sampel Negatif

M. Habib Saifullah | Senin, 04/11/2024 14:09 WIB


Badan Pangan Nasional (Bapanas) pastikan anggur shine muscat yang beredar di Indonesia aman untuk dikonsumsi Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi (tengah) dalam konfererensi pers terkait pemaparan hasil laboratorium anggur shine muscat di Indonesia (Foto: Dok. Ist/katakini)

JAKARTA - Baru-baru ini masyarakat dihebohkan dengan kabar anggur shine muscat yang mengandung residu kimia berbahaya. Penemuan ini sebelumnya telah ditemukan di Thailand.

Merespons hal tersebut, Badan Pangan Nasional (Bapanas), Badan Karantina Indonesia (Barantin), dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) melakukan uji sampling terhadap anggur muscat yang beredar di Indonesia.

Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi mengatakan, berdasarkan hasil uji cepat residu pestisida terhadap 350 sampel anggur muscat, diketahui bahwa 90 persen sampel menunjukkan hasil negatif dan 10 persen terdeteksi positif dengan kadar rendah.

"Hasilnya terdeteksi 219 senyawa negatif dan 21 senyawa mengandung residu pestisida namun masih jauh di bawah Batas Maksimum Residu (BMR)," kata Arief dalam konferensi pers di Jakarta Selatan, Senin (4/11/2024).

Baca juga :
Pertamina Gelar Pasar Murah di Cianjur, Paket Sembako Rp211.000 Jadi Rp30.000

Meski demikian, Kepala Bapanas tetap mengimbau kepada masyarakat untuk senantiasa melakukan pencucian anggur sebelum dikonsumsi, untuk menhindari kemungkinan resiko adanya bahan residu atau cat berbahaya lainnya.

Baca juga :
Kajati Jabar dan Kajari Subang Tinjau Progres Pembangunan Pelabuhan Patimban

Selain itu, Arief juga mendorong masyarakat untuk beralih menuju anggur buah-buahan lokal yang sudah banyak diproduksi di dalam negeri yang tidak kalah dengan buah-buahan produksi luar negeri.

Hal ini sejalan dengan Peraturan Presiden (Perpres) 81 Tahun 2024 tentang Percepatan Penganekaragaman Pangan Berbasis Potensi Sumber Daya Lokal

Baca juga :
Ketua DPR Harap RUU PPRT Dapat Akhiri Kekerasan-Diskriminasi terhadap PRT

"Jadi kita imbau kepada masyarakat untuk bisa sama-sama mengkonsumsi pangan lokal," ujar Kepala Bapanas.

Sebelumnya penemuan anggur shine muscat yang mengandung pestisida melebihi batas aman telah memicu kekhawatiran global, khususnya negara-negara yang mengimpor anggur muscat dari China.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Anggur Shine Muscat Bapanas Arief Prasetyo Adi