Pendidikan Inklusif Harus Diwujudkan Demi Peningkatan Daya Saing SDM Nasional

Agus Mughni Muttaqin | Selasa, 22/10/2024 17:55 WIB


Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat mengatakan, pendidikan yang inklusif, partisipatif, dan adaptif harus terus diwujudkan sebagai upaya membangun fondasi pendidikan di Indonesia dalam rangka meningkatkan daya saing sumber daya manusia (SDM) nasional Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat (Foto: Humas MPR)

JAKARTA - Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat mengatakan, pendidikan yang inklusif, partisipatif, dan adaptif harus terus diwujudkan sebagai upaya membangun fondasi pendidikan di Indonesia dalam rangka meningkatkan daya saing sumber daya manusia (SDM) nasional.

"Upaya untuk merealisasikan pendidikan yang inklusif sejak dini harus dilakukan sebagai bagian proses membangun karakter anak bangsa dalam upaya mewujudkan peningkatan daya saing SDM nasional," kata Lestari dalam keterangan tertulisnya, Selasa (22/10).

Pada serah terima jabatan, Senin (21/10), Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu`ti berjanji akan menciptakan pendidikan yang inklusif, partisipatif, dan adaptif.

Pada masa kepemimpinannya Abdul Mu`ti berjanji pendidikan prasekolah akan mendapatkan perhatian serius karena merupakan bagian dari fondasi pendidikan di Indonesia dalam proses pembangunan SDM nasional yang lebih baik.

Baca juga :
Spurs Pertahankan Wilson Odobert di Tengah Minat Ipswich Town

Menurut Lestari, upaya tersebut merupakan langkah strategis untuk meningkatkan daya saing anak bangsa.

Baca juga :
Arsenal Sepakat Rekrut Gelandang Muda Timnas Georgia

Apalagi, ujar Rerie, sapaan akrab Lestari, pada catatan The Global Talent Competitiveness Index 2022 terbitan INSEAD, Human Capital Leadership Institute, dan Portulans Institute, Indonesia menduduki peringkat ke-82 dari 133 negara yang diteliti dengan skor 37,00.

Rendahnya tingkat daya saing global itu, tambah Rerie, sebanding juga dengan rendahnya tingkat kecerdasan intelektual (IQ) penduduk Indonesia.

Baca juga :
6 Makanan Tinggi Protein untuk Anak yang Terjangkau

Dalam Average IQ by Country 2022 yang dijabarkan oleh World Population Review, IQ rata-rata penduduk Indonesia tercatat baru sebesar 78,49 atau masih pada kategori rendah.

Rerie yang juga legislator dari Dapil II Jawa Tengah itu sangat berharap intervensi sejak dini dalam proses pendidikan dapat mengakselerasi peningkatan daya saing setiap anak bangsa.

Tentu saja, tegas Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, upaya Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah itu harus mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah dan masyarakat agar upaya akselerasi peningkatan daya saing SDM nasional dapat segera terwujud.

Ikuti Update katakini.com di

Google News: https://bit.ly/4qCOURY
Terbaru: https://katakini.com/redir.php?p=latest
Langganan : https://www.facebook.com/katakinidotcom/subscribe/
Youtube: https://www.youtube.com/@jurnastv1825?sub_confirmation=1
KEYWORD :
Waka MPR Lestari Moerdijat Pendidikan Inklusif Daya Saing SDM